Indeks Nikkei Anjlok 2,12 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Nikkei 225 di Bursa Efek Tokyo, Jepang, anjlok 459,18 poin, atau sekitar 2,12 persen, pada Senin (10/12/2018), menjadi 21.219,50. Indeks Nikkei telah melemah lebih dari 13 persen dari level tertinggi yang tercapai dalam 27 tahun terakhir pada 2 Oktober lalu.

Indeks Topix juga mengalami penurunan tajam hari ini, anjlok 30,64 poin, atau sekitar 1,89 persen, menjadi 1.589,81.

Seperti dilansir Reuters, anjloknya indeks Nikkei dipicu pelemahan Wall Street pekan lalu setelah saham sektor teknologi mengalami penurunan. Selain itu, juga disebabkan kontraksi tajam yang dialami perekonomian Jepang pada kuartal III 2018.

GDP Jepang untuk periode Juli sampai September direvisi turun dan kini menunjukkan kontraksi 0,6 persen bila dibanding kuartal sebelumnya dan berkontraksi 2,5 persen dari periode Juli sampai September 2017. GDP Jepang untuk periode Juli sampai September sebelumnya hanya diperkirakan berkontraksi 1,2 persen.

Saham Pioneer Corporation terjun bebas 27,27 persen setelah beredar kabar bahwa perusahaan ekuitas swasta Baring Private Equity akan membeli perusahaan produsen produk elektronik tersebut dengan dana US$900 juta atau sekitar Rp13 triliun.

Saham perusahaan yang bergerak di bidang industri kimia, Showa Denko KK, anjlok 5,91 persen. Saham perusahaan produsen alat berat Komatsu Ltd, turun 5,22 persen. Saham perusahaan minuman Asahi Group merosot 4,83 persen.

Nilai tukar dolar Amerika Serikat melemah 0,4 persen terhadap yen menjadi 112,30 yen per dolar AS.