Indeks Kospi Meningkat 0,42 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, meningkat 8,80 poin, atau sekitar 0,42 persen, pada Rabu (28/11/2018), menjadi 2.108,22. Volume perdagangan moderat mencapai 274,54 juta saham senilai 4,59 triliun won atau sekitar US$3,9 miliar, dengan saham yang turun melampaui yang naik 418 berbanding 401.

Indeks Kospi sempat melemah di awal perdagangan karena para investor menunggu berlangsungnya pertemuan tingkat tinggi antara Amerika Serikat dengan Tiongkok di Buenos Aires, Argentina, akhir pekan ini di sela-sela pertemuan G-20 yang diharapkan akan membuat tensi perdagangan antara kedua negara mereda. Angka indeks kemudian menguat seiring aksi beli investor asing terhadap saham sektor teknologi

Investor asing dan institusi total membeli saham senilai 146,9 miliar won. Sebaliknya investor individu menjual saham senilai 152,99 miliar won.

Saham perusahaan teknologi Samsung Electonics Company meningkat 0,23 persen berkat aksi beli investor asing. Saham SK Hynix meningkat secara signifikan, melonjak 1,55 persen.

Saham utama lainnya berakhir mixed. Saham perusahaan otomotif Hyundai Motor Company tak mengalami perubahan dari sesi sebelumnya. Saham perusahaan baja POSCO anjlok 1,43 persen, sedangkan saham perusahaan utilitas Korea Electric Power Corporation melambung 3,18 persen.

Nilai tukar won menguat terhadap dolar AS, naik 2,90 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.126,50 won per dolar AS.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia berakhir datar dengan pergerakan turun hanya 3,20 poin menjadi 5.725,10. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Singapura, Thailand, Vietnam, dan Malaysia menguat, sedangkan Bursa Filipina dan Indonesia melemah.

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, melonjak 27,06 poin, atau sekitar 1,05 persen, menjadi 2.601,74. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong melambung 350,60 poin, atau sekitar 1,33 persen, menjadi 26.682,56.