Indeks Kospi Meningkat 3,53 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, meningkat 71,54 poin, atau sekitar 3,53 persen, pada Jumat (2/11/2018), menjadi 2.096. Volume perdagangan moderat mencapai 364 juta saham senilai 6,635 triliun won atau sekitar US$5,9 miliar, dengan saham yang naik jauh melampaui yang turun 822 berbanding 64.

Indeks Kospi meningkat setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump mencuitkan dalam akun Twitter-nya tentang pembicaraan positif yang dilakukan dengan Presiden Tiongkok XI Jinping, yang membuat kekhawatiran pasar terhadap kurang harmonisnya hubungan AS-Tiongkok di bidang perdagangan menjadi berkurang.

“Para investor berharap bahwa pembicaraan Trump dengan Xi Jinping dapat meredakan ketegangan antara kedua negara di bidang perdagangan,” kata Yoo Myoung-Gan, analis Mirae Asset Daewoo, seperti dikutip Yonhap News.   

Investor asing dan institusi total melakukan pembelian saham senilai 453 miliar won, sedangkan investor individu menjual saham senilai 464 miliar won.

Sebagian besar saham large-cap menguat, dengan saham Samsung Electronics Company, SK Hynix, dan Hyundai Motor Company masing-masing melambung 4,74 persen, 6,30 persen, dan 1,38 persen.

Nilai tukar won menguat terhadap dolar AS, naik 16,50 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.121,60 won per dolar AS.

Bursa saham Asia secara umum diwarnai sentimen positif hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang melambung 2,3 persen.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia meningkat 8,40 poin, atau sekitar 0,14 persen, menjadi 5.849,20. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Singapura, Thailand, Indonesia, dan Vietnam menguat, sedangkan Bursa Malaysia melemah. Bursa Filipina libur hari ini sehubungan perayaan All Saints’ Day.

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, melonjak 70,24 poin, atau sekitar 2,70 persen, menjadi 2.676,48. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong melambung 1.070,35 poin, atau sekitar 4,21 persen, menjadi 26.486,35.