ANALIS MARKET (19/11/2018) : IHSG Memiliki Potensi Menguat Hari Ini

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian Kiwoom Sekuritas menyebutkan, diperdagangan akhir pekan kemarin (16/11), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil bertahan di zona hijau IHSG dengan menguat 56.6 poin (+0.95%) ke level 6, 012. Investor asing mencatatkan net buy di semua perdagangan saham sebesar Rp1,65 triliun. Adapun seluruh sektor industri mengalami kenaikan, sektor infrastruktur dan industri dasar menjadi penopang utama laju IHSG, masing-masing menguat sebesar (+2.09%) dan (+1.70%).

Lebih lanjut, riset Kiwoom Sekuritas juga menyebutkan, beberapa hal yang akan mewarnai sentiment bagi perdagangan saham hari ini, Senin (19/11/2018), antara lain; Dari dalam negeri, Pemerintah meluncurkan Paket Kebijakan Ekonomi jilid 16 untuk mengatasi tekanan ekonomi global yang masih berlanjut.

Ada 3 point yang dapat kita perhatikan kemarin; 1. Perluasan fasilitas tax holiday bagi investasi. 2. Penghapusan sejumlah daftar negative investasi. 3. Pemberian insentif pajak final terhadap pendapatan bunga deposito. Point-point ini diharapkan dapat membantu ekonomi Indonesia untuk lebih menggeliat lagi.

Dari global, Theresa May berpotensi untuk dilengserkan melalui mosi tidak percaya. Dibawah aturan Partai Konservatif sendiri, mereka membutuhkan 48 suara untuk melakukan mosi tidak percaya, dan kabar terakhir adalah sampai saat ini baru 20 surat yang tercatat.

Ditengah tingginya tensi tersebut, Theresa May mengatakan bahwa Ia mendapatkan dukungan dari para Menteri seniornya untuk proses Brexit agar tetap bergerak sesuai jadwal, tidak hanya itu saja, May juga mendapat dukungan dari pejabat di Uni Eropa.

Tingginya tensi tersebut akan membuat proses Brexit kian rumit yang tentunya akan menambah beban baik bagi Uni Eropa maupun dari Inggris.

Berikutnya dari Amerika, yang dimana Presiden Trump telah mengerahkan ribuan pasukan ke perbatasan AS-Mexico. Pengerahan pasukan tersebut ditentang karena sebagai aksi poilitiknya dan juga biaya dan kegunaan dari operasi tersebut.

“Menyikapi beberapa kondisi tersebut diatas, kami berharap, IHSG akan mencoba konsisten untuk bertahan di level 6.000. Pada hari ini, IHSG memiliki potensi menguat pada rentang support dan resistance di level 5,967-6,057,” sebut analis Kiwoom Sekuritas dalam laporan riset yang dirilis Senin (19/11/2018).