Indeks Nikkei Merosot 1,06 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Nikkei 225 di Bursa Efek Tokyo, Jepang, merosot 232,81 poin, atau sekitar 1,06 persen, pada Kamis (1/11/2018), menjadi 21.687,65. Indeks Topix juga melemah, turun 0,9 persen menjadi 1.632,05.

Seperti dilansir Reuters, indeks Nikkei merosot dipicu pelemahan sektor komunikasi. Indeks sektor komunikasi anjlok 8,3 persen, menjadi sektor dengan kinerja terburuk hari ini.

Saham NTT Docomo Inc terjun bebas 15 persen ke harga terendah dalam dua tahun terakhir setelah menyebutkan akan menurunkan biaya layananan sebesar 20 sampai 40 persen pada periode April sampai Juni sehingga perolehan laba perusahaan telekomunikasi tersebut akan terpangkas tahun depan.

Saham KDDI Corporation terjun bebas ke harga terendah dalam empat tahun terakhir. Saham SoftBank Group Corporation anjlok 8,2 persen sebagai reaksi pasar terhadap rencana dilakukannya IPO (Initial Public Offering) unit mobile phone SoftBank pada Desember mendatang.

Saham perusahaan e-commerce Rakuten Inc, yang berencana untuk memasuki bisnis mobile phone tahun depan, berakhir dengan peningkatan 3 persen setelah harian bisnis Nikkei melaporkan bahwa perusahaan tersebut akan bekerja sama dengan KDDI dalam mengembangkan mobile phone payment.

Saham Panasonic Corporation anjlok 5,6 persen setelah laba operasional perusahaan tersebut anjlok 15 persen pada periode Juli sampai September lalu akibat mengalami peningkatan biaya dalam menjalankan pabrik baterai bersama Tesla Inc.

Saham Yamaha Motor terjun bebas 15 persen setelah memangkas laba operasional tahunan akibat rendahnya penjualan sepeda motor di emerging markets.

Saham perusahaan produsen suku cadang telepon seluler Murata Manufacturing meroket 9,7 persen setelah meningkatan perkiraan perolehan laba tahunan.

Saham perusahaan finansial terdongkrak peningkatan imbal hasil obligasi Amerika Serikat. Saham Dai-ichi Life Holdings dan T&D Holdings masing-masing melambung 1,8 persen dan 1,4 persen.

Saham Zozo Inc anjlok 6 persen setelah perusahaan pakaian tersebut mencatatkan terjadinya penurunan laba, penundaan produksi, dan merosotnya penjualan produk Zozosuit.

Nilai tukar dolar AS terhadap yen berada di kisaran 112,85 yen per dolar AS.