Indeks Kospi Turun 0,26 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, turun 5,23 poin, atau sekitar 0,26 persen, pada Kamis (1/11/2018), menjadi 2.024,46. Volume perdagangan moderat mencapai 337 juta saham senilai 5,83 triliun won atau sekitar US$5,12 miliar, dengan saham yang naik melampaui yang turun 590 berbanding 259.

Indeks Kospi kembali berakhir di teritori negatif setelah sempat menguat dua sesi beruntun. “Pemulihan kondisi pasar saham terbatasi akibat kinerja kurang baik beberapa emiten,” jelas Lee Kyoung-Min, analis Kiwoom Securities Company, seperti dikutip Yonhap News.

Investor asing dan ritel masing-masing melakukan pembelian saham senilai 291 miliar won dan 109 miliar won. Sedangkan investor institusi menjual saham senilai 420 miliar won.

Saham perusahaan keuangan Shinhan Financial turun 0,94 persen. Saham perusahaan asuransi Samsung Life Insurance dan Samsung Fire & Marine Insurance masing-masing anjlok 5,15 persen dan 2,15 persen.

Saham perusahaan teknologi berakhir mixed. Saham Samsung Electronics turun 0,59 persen, sedangkan saham SK Hynix dan LG Electronics meningkat 0,15 persen dan 4,27 persen. Saham perusahaan yang bergerak di industri kimia juga berakhir mixed, dengan saham LG Chem anjlok 2,31 persen sedangkan saham LG Household & Health Care meroket 8,72 persen.

Saham perusahaan yang bergerak di industri otomotif diwarnai dengan penguatan. Saham Kia Motors, Hyundai Mobis, dan Hyundai Motor meningkat antara 1,06 persen sampai 1,88 persen. Saham perusahaan biofarmasi Hanmi Pharmaceutical dan Samsung BioLogics masing-masing naik 0,64 persen dan 0,65 persen, saham Celltrion melambung 4,6 persen.

Nilai tukar won menguat terhadap dolar Amerika Serikat, naik 1,50 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.138,10 won per dolar AS.

Secara umum bursa saham Asia menguat hari ini, meski indeks Kospi dan indeks Nikkei 225 di Bursa Efek Tokyo, Jepang, berakhir di teritori negatif. Indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang naik 0,7 persen dalam sesi perdagangan pertama di bulan November mengikuti pergerakan positif di Wall Street.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia naik 10,50 poin, atau sekitar 0,18 persen, menjadi 5.840,80. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Singapura, Thailand, dan Indonesia menguat, sedangkan Bursa Malaysia dan Vietnam melemah. Bursa Filipina tutup hari ini sehubungan libur perayaan All Saints’ Day.

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, naik 3,45 poin, atau sekitar 0,13 persen, menjadi 2.606,24. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong melambung 436,31 poin, atau sekitar 1,75 persen, menjadi 25.416.