Indeks Nikkei Turun 0,66 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Nikkei 225 di Bursa Efek Tokyo, Jepang, turun 159,66 poin, atau sekitar 0,66 persen, pada Rabu (3/10/2018), menjadi 24.110,96. Indeks Topix juga melemah, anjlok 21,30 poin, atau sekitar 1,17 persen, menjadi 1.802,73.

Seperti dilaporkan Reuters, pelemahan indeks Nikkei dipicu kemerosotan yang dialami saham sektor otomotif setelah angka penjualan mobil di Amerika Serikat mengalami penurunan tajam pada September sebagai dampak terjadinya Topan Florence.

Indeks saham sektor otomotif anjlok 2,67 persen. Saham Toyota, Honda, dan Nissan masing-masing anjlok 2,94 persen, 4,25 persen, dan 2,08 persen.

Sektor finansial juga melemah hari ini, dipicu pelemahan sektor perbankan Eropa setelah anggota legislatif Italia Claudio Borghi menyebutkan bahwa permasalahan di negara tersebut dapat terselesaikan apabila Italia berhenti menggunakan mata uang euro.

Indeks saham perusahaan asuransi dan perbankan masing-masing anjlok 1,7 persen dan 1,6 persen. Saham Dai-ichi Life Holdings dan Sumitomo Mitsui Financial Group masing-masing anjlok 2,9 persen dan 1,7 persen.

Depresiasi yen terhenti setelah mata uang Negeri Sakura itu menjadi safe haven para investor seiring makin mencuatnya kekhawatiran terhadap anggaran belanja pemerintah Italia, dengan target defisit anggaran 2019-2021 mencapai 2,4 persen dari GDP. Nilai tukar dolar AS terhadap yen berada di kisaran 113,79 yen per dolar AS.

Bursa saham Asia secara umum melemah hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang turun 0,2 persen. Bursa Efek Korea di Seoul, Korea Selatan, tutup sehubungan libur perayaan National Foundation Day.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia naik 19,90 poin, atau sekitar 0,32 persen, menjadi 6.146,10. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Singapura, Thailand, Filipina, dan Vietnam menguat, sedangkan Bursa Malaysia dan Indonesia melemah.

Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong turun 35,12 poin, atau sekitar 0,13 persen, menjadi 27.091,26. Bursa saham lainnya di Tiongkok masih tutup sehubungan perayaan China National Day.