ANALIS MARKET (24/10/2018) : IHSG Berpeluang Rebound Terbatas

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian FAC Sekuritas Indonesia menyebutkan, masih tingginya resiko pasar saham global dan kawasan Asia, sementara dari domestik pasar juga tengah mengantisipasi rilis laba 3Q18 sejumlah emiten sectoral, membuat pergerakan IHSG pada perdagangan hari ini, Rabu (24/10/2018), diperkirakan akan bervariasi dalam rentang konsolidasi.

Pelaku pasar cenderung menahan diri dan memanfaatkan momentum rilis laba untuk mengambil posisi.

Sementara Wall Street tadi malam (23/10), kembali dilanda tekanan jual, namun berkurang di akhir sesi.

Indeks DJIA setelah sempat anjlok 548 poin akhirnya tutup terkoreksi 125,98 poin (0,5%) di 25191,43. Begitu juga dengan indeks S&P dan Nasdaq sempat anjlok 2% lebih namun berhasil rebound di akhir sesi, akhirnya tutup terkoreksi 0,5% dan 0,4% masing-masing di 2740,69 dan 7437,54.

Sentimen negatif pasar saham di Wall Street dipicu kekhawatiran dampak pertumbuhan ekonomi global akibat meningkatnya tensi perang dagang antara AS dengan China yang bisa berimbas pada pertumbuhan pendapatan dan laba emiten.

Pasar juga bereaksi negatif atas pencapaian laba emiten Caterpillar dan 3M yang di bawah perkiraan.

Sementara harga minyak mentah anjlok tadi malam di AS hingga 4% di USD66,43/barel setelah keluar berita Arab Saudi akan menggenjot produksi untuk menutupi kekurangan pasokan akibat sanksi terhadap Iran.

“Menyikapi beberapa kondisi tersebut diatas, IHSG diperkirakan bergerak bervariasi di kisaran 5770 hingga 5830 dan berpeluang rebound terbatas,” sebut analis FAC Sekuritas dalam laporan riset yang dirilis Rabu (24/10/2018).