Siapa Berani Beli Saham Perusahaan Tidak Audit

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id - Dalam waktu dekat, OJK akan segera menerbitkan Peraturan tentang Penawaran Saham berbasis Teknologi Informasi atau Equity Crowdfunding. Tapi harus di ingat, calon investornya di anggap paham mengenai analisa keuangan, prospek industri perusahaan penerbit saham dan paham risiko investasi.

Menurut Direktur Pengaturan Pasar Modal OJK, Luthfy Zain Fuadi, rancangan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan tentang Penawaran Saham Berbasis Teknologi Informasi akan menjadi agenda Rapat Dewan Komisioner OJK pada bulan depan dan selanjutnya akan dicatatkan dalam lembaran Hukum Negara pada Kementerian Hukum dan HAM.

"Aturan ini Kami khususkan bagi angel investor atau qualified investor buyer (QIB) dan penerbit sahamnya dari perusahaan rintisan dengan aset maksimal Rp10 miliar," kata Zain di Bogor, Sabtu (20/10/2018).

Ia menjelaskan, saham ini lebih dikhususkan kepada QIB, karena perusahaan penerbit saham perdana tersebut hanya di wajibkan menyusun prospektus berdasarkan laporan Keuangan yang disusun Standar Akuntansi Keuangan Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik.

"Terlebih Laporan Keuangan itu tidak perlu di audit oleh Akuntan Publik dan tidak butuh pernyataan dari profesi penunjang pasar modal lainnya," jelas dia.

Baca juga  : Ehm.. Dari 73 Perusahaan Pinjam Meminjam Digital Terdaftar, Hanya Satu yang Berijin

Lebih jauh, jelas Zain, investor juga harus paham bahwa terdapat risiko rendahnya likuiditas di pasar sekunder. Rendahnya likuiditas dari saham-saham hasil equity crowdfunding juga dialami oleh negara maju lainnya.

"Inggris saja membuka saham-saham equity crowdfunding hanya dua minggu sekali," kata dia.

Untuk itu, OJK membatasi bagi investor dengan pendapatan hingga Rp500 juta setahun hanya dapat membeli maksimal 5% dari total Penawaran saham dan bagi investor dengan pendapatan diatas Rp500 juta dapat membeli hingga 10% dari total saham. Tapi bagi investor yang telah memiliki RDN (rekening dana nasabah) dua tahun, maka diberi keleluasaan membeli saham tersebut sesuai keinginan.