OJK Monitor Janji Jiwasraya

foto: istimewa

Pasardana.id - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyambut baik upaya yang telah dilakukan oleh Direksi dan pemegang saham Jiwasraya berkaitan dengan missmatch, sebagaimana dapat terjadi dalam pengelolaan investasi.

“OJK akan memonitor kesepakatan yang telah dicapai antara Jiwasraya dengan pemegang polis, sehingga masing-masing pihak memiliki kejelasan mengenai kewajiban yang jatuh tempo, dengan berbagai opsi yang dipahami dan disetujui oleh kedua belah pihak,” Kata Kepala Eksekutif Pengawas IKNB OJK Riswinandi dalam keterangan resminya, Senin (15/10/2018) malam.

OJK juga mengingatkan kepada Direksi Jiwasraya untuk lebih memperhatikan implementasi tatakelola yang baik, pengelolaan manajemen risiko yang lebih baik, dan melakukan kehati-hatian investasi yang didukung dengan pemanfaatan teknologi.

Selain itu Jiwasraya harus senantiasa berkoordinasi dan melaporkan kepada regulator serta pemegang saham.

Seperti diketahui, Jiwasraya dalam tekanan likuiditas. Alhasil, perseroan harus menunda pembayaran polis hingga Rp802 miliar.

Kasus Jiwasraya bermula pada sepucuk surat tertanda Direktur Keuangan Jiwasraya Danang Suryono dan Direktur Pemasaran Jiwasraya Indra Widjaja.

Dalam surat itu, manajemen Jiwasraya mengaku menunda pembayaran polis untuk produk JS Proteksi Plan karena dalam tekanan likuiditas.