Indeks Kospi Merosot 0,77 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, merosot 16,73 poin, atau sekitar 0,77 persen, pada Senin (15/10/2018), menjadi 2.145,12. Volume perdagangan rendah hanya 255,81 juta saham senilai 4,61 triliun won atau sekitar US$4,06 miliar, dengan saham yang turun melampaui yang naik 525 berbanding 309.

Indeks Kospi melemah seiring meningkatnya kekhawatiran bahwa tensi Amerika Serikat-Tiongkok di bidang perdagangan akan mempengaruhi pertumbuhan ekonomi Tiongkok, negara tujuan ekspor utama Korea Selatan.

“Para trader diliputi kekhawatiran seiring penantian dirilisnya data ekonomi Tiongkok dan nota pertemuan Federal Reserve AS, selain juga terus berlarutnya ketegangan AS-Tiongkok, “ ungkap Kim Jung-Won, analis HMC Investment Securities Company, seperti dikutip Yonhap News.

Investor institusi menjual saham senilai 327,05 miliar won, sedangkan investor asing dan ritel masing-masing membeli saham senilai 22,75 miliar won dan 298,99 miliar won.

Di sektor teknologi, saham Samsung Electronics dan SK Hynix masing-masing turun 0,45 persen dan 2,9 persen. Sektor otomotif juga diwarnai pelemahan, dengan saham Hyundai Motor dan Kia Motors masing-masing anjlok 1,73 persen dan 6,47 persen.

Saham perusahaan operator portal web terbesar di Korea Selatan, Naver, anjlok 4,23 persen. Sebaliknya saham perusahaan kimia LG Chem melambung 2,85 persen.

Nilai tukar won melemah terhadap dolar AS, turun 2,9 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.134,3 won per dolar AS.

Secara umum bursa saham Asia melemah hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang anjlok 1 persen.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia merosot 58,60 poin, atau sekitar 0,99 persen, menjadi 5.837,10. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Singapura dan Vietnam melemah, sedangkan Bursa Filipina, Indonesia, dan Malaysia menguat. Bursa Thailand tutup hari ini sehubungan libur peringatan wafatnya Raja Bhumibol.

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, anjlok 38,81 poin, atau sekitar 1,49 persen, menjadi 2.568,10. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong turun 356,43 poin, atau sekitar 1,38 persen, menjadi 25.445,06.