Wall Street Terpuruk Terhantam Anjloknya Sektor Teknologi

foto: istimewa

Pasardana.id - Wall Street terpuruk pada Rabu (10/10/2018) terhantam anjloknya saham sektor teknologi yang dipicu kekhawatiran terhadap penurunan permintaan di industri semikonduktor.

Seperti dilansir Xinhua, indeks Dow Jones Industrial Average di Bursa Efek New York, Amerika Serikat, anjlok 831,83 poin, atau sekitar 3,15 persen, menjadi 25.598,74. Indeks S&P 500 terjun 94,66 poin, atau sekitar 3,29 persen, menjadi 2.785,68. Indeks komposit Nasdaq turun 315,97 poin, atau sekitar 4,08 persen, menjadi 7.422,05.

Saham sektor teknologi mengalami penurunan tertajam dalam tujuh tahun terakhir. Indeks Dow Jones mengalami pelemahan terburuk dalam delapan bulan terakhir.

Saham Amazon anjlok 6,15 persen, saham Netflix terjung 8,38 persen, sedangkan saham Facebook dan Apple sama-sama turun sekitar 4 persen.

Peningkatan imbal hasil obligasi AS juga memberikan tekanan terhadap pasar modal. Imbal hasil obligasi 2 tahun mencapai 2,91 persen pada Rabu, imbal hasil tertinggi dalam satu dekade terakhir. Sebelumnya pada Selasa (9/10/2018), imbal hasil obligasi 10 tahun mencapai 3,26 persen yang merupakan imbal hasil tertinggi sejak 2011.

Harga emas berjangka di COMEX New York Mercantile Exchange mengalami peningkatan seiring melemahnya nilai tukar dolar AS. Harga emas untuk pengiriman Desember 2018 naik US$1,9, atau sekitar 0,16 persen, menjadi US$1.193,4 per ons. Indeks dolar AS turun 0,17 persen.

Bursa saham Eropa juga mengalami pelemahan terpengaruh anjloknya saham sektor teknologi dan tingginya imbal hasil obligasi AS. Indeks STOXX 600 Eropa anjlok 1,6 persen mencapai tingkat terendah sejak 4 April lalu.

Indeks FTSE 100 di Bursa Efek London, Inggris, merosot 91,85 poin, atau sekitar 1,27 persen, menjadi 7.145,74. Indeks Dax 30 di Bursa Efek Frankfurt, Jerman, terjun 264,72 poin, atau sekitar 2,21 persen, menjadi 11.712,50.

Indeks Ibex 35 di Bolsa de Madrid, Spanyol, turun 97,60 poin, atau sekitar 1,05 persen, menjadi 9.162,90. Indeks Cac 40 di EuroNext Paris, Perancis, anjlok 112,33 poin, atau sekitar 2,11 persen, menjadi 5.206,22.

Nilai tukar pound sterling menguat 0,5 persen terhadap dolar AS menjadi US$1,3203 per pound. Sedangkan terhadap euro, nilai tukar pound menguat 0,14 persen menjadi 1,1456 euro per pound.