Wall Street “Mixed”, Bursa Eropa Akhiri Pelemahan

foto: istimewa

Pasardana.id - Wall Street berakhir mixed pada Selasa (9/10/2018) setelah indeks Dow Jones Industrial Average dan S&P 500 di Bursa Efek New York, Amerika Serikat, melemah seiring meningkatnya kekhawatiran para investor terhadap terganggunya pertumbuhan perekonomian global akibat berlarutnya tensi AS-Tiongkok di bidang perdagangan. Namun turunnya imbal hasil obligasi AS membuat penurunan angka indeks menjadi terbatasi.

Seperti dilaporkan Reuters, indeks Dow Jones turun 56,21 poin, atau sekitar 0,21 persen, menjadi 26.430,57. Indeks S&P 500 melemah 4,09 poin, atau sekitar 0,14 persen, menjadi 2.880,34, sedangkan indeks komposit Nasdaq bergerak naik 2,07 poin menjadi 7.738,02.

Presiden AS Donald Trump berjanji akan menetapkan tarif baru terhadap produk senilai US$267 miliar yang diimpor dari Tiongkok apabila Tiongkok terus melakukan aksi balasan terhadap penetapan tarif baru yang sebelumnya telah dilakukan AS maupun kebijakan AS lainnya yang berhubungan dengan Tiongkok.

Seiring berlarutnya tensi kedua negara di bidang perdagangan, International Monetary Fund telah memangkas perkiraan pertumbuhan ekonomi global pada 2018 dan 2019, maupun juga perkiraan pertumbuhan ekonomi AS dan Tiongkok pada 2018 dan 2019.

Harga emas berjangka di COMEX New York Mercantile Exchange mengalami peningkatan, dengan harga emas untuk pengiriman Desember 2018 naik US$2,9, atau sekitar 0,24 persen, menjadi US$1.191,5 per ons. Peningkatan harga emas berjangka menjadi terbatasi karena nilai tukar dolar AS menguat, dengan indeks dolar AS naik 0,08 persen menjadi 95,839.

Bursa saham Eropa mengalami penguatan dengan indeks STOXX 600 Eropa naik 0,26 persen dipicu peningkatan harga minyak dunia dan membaiknya kondisi pasar modal Italia. Penguatan yang terjadi mengakhiri pelemahan yang berlangsung tiga sesi beruntun sebelumnya.

Indeks FTSE 100 di Bursa Efek London, Inggris, bergerak naik 4,26 poin menjadi 7.237,59. Indeks Dax 30 di Bursa Efek Frankfurt, Jerman, meningkat 30,06 poin, atau sekitar 0,25 persen, menjadi 11.977,22.

Indeks Ibex 35 di Bolsa de Madrid, Spanyol, menguat 61,30 poin, atau sekitar 0,67 persen, menjadi 9.260,50. Indeks Cac 40 di EuroNext Paris, Perancis, menanjak 18,31 poin, atau sekitar 0,35 persen, menjadi 5.318,55.

Nilai tukar pound sterling menguat 0,4 persen terhadap dolar AS menjadi US$1,3143 per pound. Sedangkan terhadap euro, nilai tukar pound menguat 0,4 persen menjadi 1,1444 euro per pound yang merupakan nilai tukar tertinggi sejak 21 Juni.