Perusahaan GoPro Dipertimbangkan untuk Dijual

foto: istimewa

Pasardana.id - Perusahaan teknologi Amerika Serikat GoPro Inc dipertimbangkan untuk dijual setelah mengalami penurunan penjualan yang tajam pada masa liburan Natal lalu.

“Jika ada peluang bagi kami untuk menyatukan diri dengan perusahaan induk untuk membesarkan bisnis GoPro, maka hal tersebut adalah sesuatu yang kami ingin lakukan,” ungkap CEO GoPro Nicholas Woodman, seperti dikutip BBC News, Selasa (9/1/2018).

GoPro yang dikenal dengan produk kameranya mengalami penurunan pendapatan hampir 40 persen pada kuartal empat 2017 bila dibandingkan periode yang sama pada 2016, hingga hanya mencapai US$340 juta.

Penjualan pada masa libur Natal sangat lemah sehingga harga berbagai produk termasuk kamera HERO5 Black dipangkas untuk meningkatkan permintaan. Langkah tersebut menyebabkan biaya sebesar US$80 juta.

Akibat penurunan yang terjadi, GoPro berencana untuk mengurangi jumlah karyawan dan keluar dari bisnis drone. Sekitar seperlima dari 1.250 karyawan GoPro akan mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK).

Saham GoPro di Wall Street anjlok 12,77 persen pada perdagangan Senin (8/1/2018). Dalam perdagangan after-hours, saham GoPro lanjut melorot 2,13 persen.