Wall Street Kembali Rekor, Bursa Eropa Terus Menguat

foto: istimewa

Pasardana.id - Wall Street menguat pada Jumat (5/1/2018) dengan ketiga indeks utama di Bursa Efek New York, Amerika Serikat, kembali mencapai angka rekor meski laporan nonfarm payroll kurang positif.

Seperti dilaporkan Xinhua, indeks Dow Jones Industrial Average menguat 220,74 poin, atau sekitar 0,88 persen, menjadi 25.295,87. Indeks S&P 500 meningkat 19,16 poin, atau sekitar 0,70 persen, menjadi 2.743,15. Indeks komposit Nasdaq naik 58,64 poin, atau sekitar 0,83 persen, menjadi 7.136,56.

Dalam laporan yang dirilis Departemen Tenaga Kerja AS pada Jumat, total nonfarm payroll employment meningkat 148.000 pada Desember 2017, lebih rendah dari ekspektasi peningkatan 190.000. Tingkat pengangguran tetap 4,1 persen.

Pendapatan rata-rata per jam untuk seluruh pekerja swasta di luar sektor pertanian meningkat sembilan sen menjadi US$26,63 pada Desember. Selama 2017, pendapatan rata-rata per jam meningkat 65 sen atau sekitar 2,5 persen.

Harga emas berjangka di COMEX New York Mercantile Exchange meningkat sebagai respon para investor akan laporan nonfarm payroll. Harga emas untuk pengiriman Februari 2018 naik 70 sen menjadi US$1.322,30 per ons. Dolar AS menguat dengan indeks dolar AS menanjak 0,10 persen menjadi 91,95.

Bursa saham Eropa juga menguat pada Jumat dengan indeks STOXX 600 Eropa meningkat 0,83 persen. Telah tiga sesi beruntun angka indeks mengalami peningkatan.

Indeks FTSE 100 di Bursa Efek London, Inggris, naik 28,34 poin, atau sekitar 0,37 persen, menjadi 7.724,22 yang merupakan angka rekor. Indeks Dax 30 di Bursa Efek Frankfurt, Jerman, melonjak 151,75 poin, atau sekitar 1,15 persen, menjadi 13.319,64.

Indeks Ibex 35 di Bolsa de Madrid, Spanyol, meningkat 97 poin, atau sekitar 0,94 persen, menjadi 10.411,40. Indeks Cac 40 di EuroNext Paris, Perancis, terangkat 57.06 poin, atau sekitar 1,05 persen, menjadi 5.470,75.

Sementara itu, dalam pasar mata uang, nilai tukar pound sterling melemah 0,2 persen terhadap dolar AS menjadi US$1,3533 per pound. Sedangkan terhadap euro, nilai tukar pound menguat 0,16 persen menjadi 1,1241 euro per pound.