Pangkas Biaya, Ford Harapkan Kinerja Perusahaan Membaik pada 2020

foto: istimewa

Pasardana.id - Ford Motor Co diperkirakan tidak akan mencapai hasil yang memuaskan pada tahun ini, seperti yang telah terjadi pada 2017 lalu, dengan pendapatan perusahaan otomotif Amerika Serikat tersebut tak dapat memenuhi ekspektasi.

Seperti dilansir Reuters, CFO Ford Bob Shanks mengatakan dalam sebuah konferensi di Detroit pada Selasa (16/1/2018) bahwa peningkatan harga baja, aluminium, dan logam lainnya serta volatilitas nilai tukar mata uang akan menambah pengeluaran perusahaan di tahun ini. Program pengurangan biaya akan dilakukan dan diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap kinerja perusahaan pada 2020.

Kami tidak puas dengan kinerja kami saat ini, namun kami memiliki harapan yang baik untuk kedepannya, kata Shank.

Presiden pasar global Ford Jim Farley menyatakan struktur bisnis perusahaan tak sesuai dengan pendapatan dan berjanji akan memangkas biaya dengan mengurangi jumlah varian mobil Ford dan mengurangi biaya pemasaran sekitar US$200 juta per tahun.

Farley juga mengungkap kemungkinan perubahan struktural yang signifikan dalam manajemen bisnis Ford di Amerika Latin yang mengalami kerugian. Kami mempertimbangkan seluruh opsi, ungkap Farley.

Untuk mendongkrak pendapatan, Farley mengatakan bahwa Ford akan lebih mengedepankan penjualan truk maupun SUV (Sport UtilityVehicles) dan mengurangi jenis mobil penumpang yang diproduksi.

Saham Ford anjlok sekitar 2 persen dalam perdagangan after-hours di Bursa Efek New York, AS, terpengaruh pernyataan perusahaan.