ANALIS MARKET (12/1/2018) : IHSG Hari Ini Bergerak Cenderung Mendatar

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian Kiwoom Sekuritas menyebutkan, secara teknikal analis, Candlestick indeks harga saham gabungan (IHSG) membentuk pola hammer kemarin (11/1) dengan IHSG membukukan level tertinggi baru 6,386.  

“Kami memperkirakan IHSG hari ini bergerak cenderung mendatar menjelang akhir pekan ini,” sebut analis Kiwoom Sekuritas yang dilansir dari laman resminya, Jumat (12/1/2018).

Sementara itu, Dow Jones naik 0.8% ditutup pada level tertinggi baru 25,574.7 didukung saham Boeing.

Adapun saham Bursa regional masih diliputi sentimen profit taking sehingga diperdagangkan mendatar pagi ini. Sementara itu, US Dollar Index cenderung melemah dibawah level 92, diharapkan dapat menopang harga komoditas serta apresiasi kurs Rupiah hari ini.  

Lebih lanjut riset Kiwoom juga menyebutkan, beberapa aksi korporasi dari para emiten layak untuk dicermati pelaku pasar diperdagangan hari ini, antara lain;

ACES - Target pembukaan gerai 
PT Ace Hardware Indonesia (ACES) berencana membuka sekitar 10 gerai-15 gerai baru tahun ini. Saat ini, jumlah total gerai yang dimiliki ACES sebanyak 144 gerai. ACES menganggarkan belanja modal sebesar Rp 300 Miliar atau sama dengan yang dialokasikan perseroan pada tahun lalu.

Pada tahun ini, ACES memperkirakan pertumbuhan penjualan di toko yang saham (same store sales growth/SSSG) akan tumbuh sekitar 5% pada tahun ini. 

BRPT - Tunda rights issue 
PT Barito Pacific (BRPT) menunda rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) yang seharusnya dilaksanakan akhir bulan ini dikarenakan ada perubahan dari rencana awal pelaksanaan rights issue. Namun, BRPT memastikan aksi korporasi tersebut akan tetap digelar pada 2Q 2018.

Penundaaan RUPSLB dikarenakan BRPT berencana menawarkan sahamnya ke investor asing.

BRPT akan menerbitkan 5.6 miliar saham baru dengan target perolehan dana mencapai US$ 1 Miliar. Sebelumnya manajemen menargetkan proses rights issue yang dilanjutkan dengan akuisisi 66.67% saham Star Energy Group Holdings Pte Ltd dapat selesai sebelum 1Q 2018. 

PTPP - Penerbitan perpetual bond 
PT Pembangunan Perumahan (PTPP) memastikan akan melanjutkan rencana penerbitan perpertual bond sebesar Rp 1 Triliun hingga Rp 2 Triliun pada 2018. Perseroan berniat mengemas surat utang tersebut ke dalam produk reksadana penyertaan terbatas (RDPT).

Perseroan berharap emisi surat utang tersebut dilakukan secara berkala atau dapat terbagi dalam beberapa seri. Perolehan dana hasil emisi ini akan dialokasikan untuk PP Energi dan sisanya untuk keperluan perusahaan. 

SMRA - Kerjasama proyek dengan Pemprov Bandung 
PT Summarecon Agung (SMRA) melalui PT Mahkota Permata Perdana (Summarecon Bandung) menandatangani kerjasama pembangunan infrastruktur dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat pada 10 Januari lalu. Luas area pembangunan proyek sekitar 48,912 meter persegi di wilayah timur Bandung.

Keduanya akan membuat jalan, bundaran dan flyover atau jalan layang yang menghubungkan pintu keluar tol Gedebage KM 149 Padaleunyi dengan jalan umum. Proyek ini merupakan bagian dari pengembangan sistem jaringan tol Bandung Raya dan ada pembangunan flyover tol Bandung Intra Urban Toll Road (BIUTR).