Wall Street Rekor, Bursa Eropa Terus Menguat

foto: istimewa

Pasardana.id - Wall Street menguat pada Selasa (9/1/2018) yang menyebabkan ketiga angka indeks utama perdagangan saham di Bursa Efek New York, Amerika Serikat, mencapai rekor.

Seperti dilaporkan Xinhua, indeks Dow Jones Industrial Average meningkat 102,80 poin, atau sekitar 0,41 persen, menjadi 25.385,80. Indeks S&P 500 naik 3,58 poin, atau sekitar 0,13 persen, menjadi 2.751,29. Indeks komposit Nasdaq menguat 6,19 poin menjadi 7.163,58.

Penguatan yang terjadi dipicu optimisme para investor akan laporan laba kuartal IV 2017 perusahaan-perusahaan emiten Bursa New York. Beberapa perusahaan yang dipastikan merilis laporan laba terbarunya pekan ini adalah JP Morgan Chase, BlackRock, dan Wells Fargo.

Harga emas berjangka di COMEX New York Mercantile Exchange melemah untuk sesi kedua beruntun seiring terus menguatnya dolar AS. Harga emas untuk pengiriman Februari 2018 turun US$6,7, atau sekitar 0,51 persen, menjadi US$1.313,70 per ons. Indeks dolar AS naik 0,2 persen menjadi 92,54.

Sementara itu, bursa saham Eropa menguat untuk sesi keempat beruntun pada Selasa dengan indeks STOXX 600 Eropa naik 0,4 persen. Angka indeks mencapai 400 yang merupakan angka tertinggi yang tercapai sejak Agustus 2015 dan makin mendekati angka rekor 414.

Indeks FTSE 100 di Bursa Efek London, Inggris, menguat 34,51 poin, atau sekitar 0,45 persen, menjadi 7.731,02 yang merupakan angka rekor baru penutupan. Indeks Dax 30 di Bursa Efek Frankfurt, Jerman, naik 17,81 poin, atau sekitar 0,13 persen, menjadi 13.385,59.

Indeks Ibex 35 di Bolsa de Madrid, Spanyol, meningkat 28,10 poin, atau sekitar 0,27 persen, menjadi 10.426,50. Indeks Cac 40 di EuroNext Paris, Perancis, terangkat 36,52 poin, atau sekitar 0,67 persen, menjadi 5.523,94.

Dalam pasar mata uang, nilai tukar pound sterling turun 0,13 persen terhadap dolar AS menjadi US$1,3552 per pound. Sedangkan terhadap euro, nilai tukar pound berada di kisaran 1,1333 euro per pound.