ANALIS MARKET : Rupiah Berpotensi Menguat Menuju Kisaran Rp.13.400 - Rp.13.420 per USD

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id †Riset harian Samuel Aset Manajemen menyebutkan, ada potensi penguatan indeks di bursa Asia hari ini walaupun indeks futures-nya tercatat bervariasi karena terbawa sentimen menguatnya indeks di bursa global semalam.

Pagi ini harga minyak mentah dibuka turun. Mata uang kuat Asia dibuka menguat terhadap USDolar pagi ini, yang bisa membantu penguatan rupiah dan kemungkinan Bank Indonesia (BI) akan membawa rupiah menuju kisaran Rp.13.400 - Rp.13.420 per USD.

“Rupiah berpotensi menguat,†ujar Lana Soelistianingsih, Kepala Riset/Ekonom Samuel Aset Manajemen dalam laporan risetnya yang dilansir dari laman resmi Samuel Aset Manajemen, Kamis (28/9/2017).

Lebih lanjut, riset juga menyebutkan beberapa sentimen yang layak dicermati pelaku pasar, antara lain; BI perkirakan ekonomi Indonesia untuk Q3-2017 akan tumbuh 5,1%-5,2% dengan dorongan dari investasi terutama investasi berbasis e-commerce senilai US$1,75 miliar, ditambah dengan faktor siklus belanja pemerintah yang mestinya lebih agresif.

Namun konsumsi rumah tangga tampaknya masih melambat. Perkembangan terakhir dari pusat grosir Pasar Tanah Abang mencatat penjualan pasca Lebaran turun 30% dibandingkan periode yang sama tahun 2016. 

“Adapun konsumsi rumah tangga masih menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi Indonesia,†terang Lana.

Sementara itu, dari faktor eksternal, Presiden Trump ajukan pemangkasan anggaran untuk realisasikan janji kampanyenya, ditambah dengan pidato The Fed Chairman Yellen yang mensinyalkan kebijakan moneter yang tidak begitu ketat.

Investor merespon positif kedua kebijakan tersebut. Indeks menguat, USDolar menguat, dan imbal hasil obligasi pemerintah juga naik.