Neraca Perdagangan April 2017 Surplus US$ 1,24 Miliar

foto : istimewa

Pasardana.id - Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan, neraca perdagangan Indonesia pada April 2017 tercatat surplus US$ 1,24 miliar. Pasalnya, nilai ekspor tercatat mencapai US$ 13,17 miliar, lebih besar dari impor yang mencapai sebesar US$ 11,93 miliar.

Secara kumulatif, neraca perdagangan Indonesia selama Januari-April 2017 tercatat surplus 5,33 miliar dolar AS dengan nilai total ekspor 53,86 miliar dolar AS dan impor 48,53 miliar dolar AS.

Pada 2016, surplus neraca perdagangan selama kurun yang sama tercatat 2,65 miliar dolar AS. 

"Surplus tersebut jauh lebih besar dibanding periode yang sama pada 2016," kata Kepala BPS, Kecuk Suhariyanto, dalam konferensi pers di kantornya, Jakarta, Senin (15/5/2017).

Lebih lanjut dipaparkan, menurut sektor, ekspor nonmigas hasil industri pengolahan Januariâ€April 2017 naik 15,60 persen dibanding periode yang sama tahun 2016, demikian juga ekspor hasil pertanian naik 25,16 persen dan ekspor hasil tambang dan lainnya naik 42,19 persen.

Ekspor nonmigas April 2017 terbesar adalah ke Tiongkok yaitu US$1,57 miliar, disusul Amerika Serikat US$1,36 miliar dan India US$1,19 miliar, dengan kontribusi ketiganya mencapai 33,80 persen. Sementara ekspor ke Uni Eropa (28 negara) sebesar US$1,36 miliar.

Menurut provinsi asal barang, ekspor Indonesia terbesar pada Januariâ€April 2017 berasal dari Jawa Barat dengan nilai US$9,23 miliar (17,14 persen), diikuti Jawa Timur US$5,95 miliar (11,04 persen), dan Kalimantan Timur US$5,70 miliar (10,58 persen).