Lewat Perbaikan di Kepatuhan, DJP Janjikan Tambahan Penerimaan Sebesar Rp6,5 Triliun Untuk Tahun Anggaran 2018

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id - Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan menjanjikan tambahan penerimaan pajak dari sektor Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sebesar Rp6,5 triliun untuk tahun anggaran 2018.

Adapun upaya yang akan dilakukan Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan adalah melalui perbaikan di kepatuhan.

“Kita akan lakukan perbaikan di kepatuhan, melalui complex improvement plan untuk sektor PPN khusus di tahun depan," jelas Direktur Potensi, Kepatuhan dan Penerimaan Pajak DJP, Yon Arsal di Jakarta, Senin (18/9/2017).

Menurut Yon, rencana khusus yang akan dilakukan untuk menambah penerimaan PPN tersebut salah satunya, melalui perbaikan pengisian faktur elektronik (e-faktur).

“Perbaikan e-faktur, mulai proses registrasinya diperbaiki lagi, kita juga cek lagi lubang-lubangnya dimana, karena masih ada ruang," kata Yon.

Sementara itu, Direktur Jenderal Pajak, Ken Dwijugiasteadi mengungkapkan, potensi tambahan penerimaan dari PPN tersebut lebih mudah dilakukan, karena jenis pajak ini mempunyai dampak imbalan langsung, sehingga tidak akan menimbulkan resistensi dari masyarakat.

“Karena menyangkut PPN agak lebih mudah, karena saya memungut pajak tidak langsung, jadi banyak orang tidak teriak. Kalau ke PPh (Pajak Penghasilan), banyak orang yang teriak," tandasnya.