Bangun Airport Operation Control Center, Angkasa Pura Gelontorkan Rp 100 Miliar

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id Guna mendukung terwujudnya smart connected airport di lingkungan Bandara Soekarno Hatta, PT Angkasa Pura II Bandara Soekarno Hatta menggelontorkan uang senilai Rp100 miliar untuk pembangunan Airport Operation Control Center (AOCC).

Presiden Direktur PT Angkasa Pura II, Muhamad Awaludin menjelaskan, AOCC merupakan pusat kendali operasi Bandara yang didalamnya terkolaborasi semua unsur sumber daya stake holder yang ada di Bandara.

“AOCC menjadi wadah untuk memonitor keseluruhan operasi bandara, platform yang kita gunakan itu namanya airport management system. Nantinya seluruh aktivitas pergerakan penumpang maupun seluruh komponen ekosistem Bandara menjadi satu kesatuan yang terintegrasi, terangnya di Gedung 631 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Senin, 11 September 2017. 

Lebih lanjut dikatakan, era saat ini masuk kepada era bandara udara terkoneksi atau smart airport connected yang tidak hanya fokus pada hard infrastructrure tapi kepada soft infrastructure.

Adapun pembangunan pada soft infrastructure seperti menghadirkan AOCC ini, jelas dia, dari sisi investasi masih lebih kecil dibanding dengan pembangunan hard infrastructure.

"Soft infrastruktur jauh lebih kecil investasinya, pelaksanaan soft lebih cepat dibanding hard infrastruktur begitu juga dengan penyelesaianya," jelas Awaludin.

Adapun pembangunan AOCC ini dibagi kedalam dua tahap, yaitu merenovasi gedung 631 sebagai kantor pusat operasional AOCC dan sistem informasi teknologi.

“Rp100 miliar itu untuk merenovasi gedung 631 sebagai kantor operasional AOCC dan IT systemnya," sambung Djoko Moerjatmojo, Direktur Operasional PT. Angkasa Pura II. 

Nantinya, lanjut dia, didalam AOCC, semua stake holder Bandara akan berada dalam satu kolaborasi sehingga menciptakan efektivitas dan efisiensi dalam operasional Bandara serta memberikan peningkatan mutu layanan kepada semua pihak.

“Nanti semua menjadi satu kolaborasi sumber daya, ada share informasi dan data disana. Kepolisian, Bea Cukai, Imigrasi, maskapai, AP II, Aviation Security, semua menjadi satu disana," tandasnya.