Perusahaaan Swiss Akan Ambil 761 Juta Lembar Saham WICO

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id - DKSH Holding AG, perusahaan berbadan hukum Switzerland akan melakukan pengambilalihan PT Wicaksana Overseas International Tbk. (WICO) melalui mekanisme berdasarkan Perjanjian Jual Beli Bersyarat (CSPA). 

Hal itu tertuang dalam siaran pers perseroan pada laman Bursa Efek Indonesia, Selasa (11/7/2017).

Dijelaskan, DKSH melalui entitasnya DKSH Holding AG akan membeli 761.370.587 saham dalam WICO (Transaksi). Sementara ini, komposisi kepemilikan saham dipegang oleh Djajadi Djaja sebanyak 991.100.572 lembar saham atau 78.10% dari modal ditempatkan dan PT Wira Saksama memegang 120.415.680 lembar saham atau 9.49%, sedangkan selebihnya dikuasai masyarakat.

Selanjutnya, perjanjian CSPA ini efektif tanggal 10 Juli 2017 dan para pihak sedang memenuhi syarat-syarat pendahuluan dalam CSPA sebelum dapat melanjuti ke dalam tahap penyelesaian (closing).

Sebelum transaksi ini dilakukan, DKSH tidak memiliki saham di WICO. Setelah investor itu masuk, WICO dan DKSH bersama-sama akan mengembangkan lebih lanjut keberadaan mereka di Negara yang paling banyak penduduknya di Asia Tenggara.

Berdasarkan pemenuhan syarat-syarat pendahuluan oleh para pemegang saham penjual, harga pembelian saham WICO dapat disesuaikan. Syarat-syarat pendahuluan adalah, antara lain (i) penyampaian dokumen-dokumen tertentu kepada DKSH; dan (ii) persetujuan korporasi dari para pemegang saham penjual.

Untuk diketahui, DKSH Holding AG, didirikan berdasarkan dan tunduk kepada hukum Switzerland, dengan kantor pusat di Wiesenstrasse 8, 8008 Zurich, Switzerland. Nomor Telepon +41 44 386 7272. Nomor Faksimili +41 44 386 7282.

DKSH Holding AG merupakan perusahaan induk Swiss, yang memiliki kegiatan di bidang perdagangan dan pendistribusian barang.