Kelangsungan Usaha Terganggu, BEI Bakal Depak Tiga Emiten

foto : istimewa

Pasardana.id - Operator pasar modal, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) berencana mendepak atau delisiting paksa tiga emiten yang mengalami gangguan keberlangsungan usaha atau going concern. Namun, sebelumnya emiten tersebut memperhatikan kepentingan pemegang saham minoritas.

Direktur Utama BEI, Tito Sulistio mengatakan, telah memanggil tiga emiten yang dimaksud untuk menekankan kepentingan pemegang saham minoritas.

“Kami minta mereka beli saham mereka yang ada di pasar," pinta Tito di Jakarta, Selasa (20/6/2017).

Menurut Tito, emiten tersebut mengaku kesulitan memenuhi permintaan tersebut, karena mengalami gangguan keuangan.

“Mereka (emiten) bahkan tidak bisa buat laporan keuangan karena terkendala going concern," ujar dia.

Lebih lanjut diungkapkan,, ketiga emiten tersebut merupakan bagian dari 26 emiten yang mengalami suspend selama dua tahun belakangan.

“Umumnya terganggu going concern dan laporan keuangannya," kata dia.

Untuk diketahui, 10 emiten berstatus suspend karena tidak memenuhi kewajiban biaya pencatatan tahunan. Emiten tersebut adalah PT Bara Jaya Internasional Tbk (ATPK), PT Majapahit Inti Corpora Tbk (AKSI), PT Inovisi Infracom Tbk (INVS), PT Permata Prima Sakti Tbk (TKGA), PT Truba Alam Manunggal Engineering Tbk (TRUB), PT Grahamas Citrawisata Tbk (GMWC), PT Garda Tujuh Buana Tbk (GTBO) dan PT Siwani Makmur Tbk (SIMA) PT Sigmagold Inti Perkasa Tbk (TMPI), serta PT Yulie Sekurindo Tbk (YULE).