Totalindo Eka Persada Incar Rp1,053 Triliun Lewat IPO

foto : istimewa

Pasardana.id - PT Totalindo Eka Persada Tbk berencana mencari dana segar melalui mekanisme penawaran umum perdana saham (IPO) di pasar modal dengan melepas sebanyak-banyaknya 2,15 miliar saham.

Menurut Direktur PT Bahana Securities, Novita Lubis, sebanyak 2,15 miliar saham yang ditawarkan ke publik tersebut memiliki nilai nominal Rp100 per saham dengan harga penawaran berkisar Rp300-490 per saham. Sehingga, perseroan akan meraih dana segar sekitar Rp645 miliar - Rp1,053 triliun.

"Rencana IPO dengan melepas sebanyak-banyaknya 30,07 persen tersebut telah disepakati harga penawaran sekitar Rp300-490 per saham. Roadshow-nya ke Singapura, Malaysia dan Hongkong," kata Novita di Jakarta, Selasa (9/5/2017).

Sedangkan penggunaan dana hasil IPO, jelas dia, sebesar 35 persen dana hasil IPO akan digunakan untuk pembayaran utang perseroan, sedangkan sisanya akan dimanfaatkan untuk modal kerja dan bisnis di bidang konstruksi, seperti pembelian mesin, alat berat dan peralatan konstruksi.

Adapun untuk jadwal IPO, diharapkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memberikan pernyataan efektif IPO ini pada 31 Mei 2017, sedangkan masa penawaran awal pada tanggal 8-22 Mei 2017 dan masa perkiraan masa penawaran pada tanggal 2, 5 dan 6 Juni 2017. Sementara itu, pencatatan saham Totalindo di Bursa Efek Indonesia (BEI) diperkirakan pada tanggal 9 Juni 2017.

Sebagaimana diketahui, pada awal 2017, Totalindo memiliki total kontrak sebesar Rp2,69 trilliun dan sampai dengan hari ini perusahaan telah memperoleh tambahan empat proyek baru dengan total nilai kontrak sebesar Rp1,51 triliun. Dua dari proyek baru tersebut adalah pembangunan Rusun Nagrak Tower 1-5 dan Rusun Penggilingan.