Apindo Pilih Investasi Infrastruktur Dibandingkan Produk Perbankan

foto : istimewa

Pasardana.id - Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) mengklaim, proyek-proyek infrastruktur masih dicari para pengusaha untuk diinvestasikan. Hal ini menjadi penyebab sebagian besar dana repatriasi masih mengendap di perbankan.

“Produk-produk investasi yang disediakan pemerintah untuk menampung dana repatriasi belum menarik minat para pemilik dana," kata Sofjan Wanandi, Ketua Dewan Pertimbangan Apindo di Jakarta, kemarin.

Sejumlah pihak telah diajak bicara oleh Apindo terkait hal ini, yakni Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Bank Indonesia (BI), dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Namun, hal ini belum meraih kesepakatan.

“Kami susah mau masuk ke sektor-sektor mana saja dalam situasi ekonomi begini," jelasnya.

Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebutkan hampir 70% dana repatriasi masih mengendap di perbankan.

Saat ini, sebanyak Rp147 triliun tercatat di Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak sebagai realisasi akhir dari program amnesti pajak yang berakhir 31 Maret lalu.