Naik Tak Wajar, SMRU dan NIPS Masuk Pengawasan BEI

foto : istimewa

Pasardana.id - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencermati perkembangan pola transaksi saham PT Nipress Tbk (NIPS) dan PT SMR Utama Tbk (SMRU). Hal itu karena telah terjadi peningkatan harga dan aktivitas kedua saham tersebut di luar kebiasaan atau UMA (Unusual Market Activity).

Menurut Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Irvan Susandy bahwa dengan status UMA itu, maka para investor diharapkan memperhatikan jawaban perusahaan tercatat atas permintaan konfirmasi bursa.

"Kami minta investor juga mencermati kinerja perusahaan tercatat dan keterbukaan informasi," ujar Irvan, dalam keterbukaan informasi BEI, Senin (3/4/2017).

"Dan mempertimbangkan berbagai kemungkinan yang dapat timbul di kemudian hari sebelum mengambil keputusan investasi," sambungnya.

Sedangkan kepada manajemen SMRU dan NIPS diharapkan untuk mengkaji kembali rencana corporate action apabila rencana tersebut belum mendapatkan persetujuan RUPS.

Namun pengumuman UMA ini tidak serta merta menunjukan adanya pelanggaran peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal.

Untuk diketahui, NIPS naik tajam sejak tanggal 27 Maret 2017 lalu, yang dibuka pada level 350 dan ditutup pada level 390. Bahkan saham emiten produsen aki ini sempat menyentuh level 610 pada perdagangan kemarin.

Sementara SMRU mengalami kenaikan tajam sejak tanggal 21 Maret 2017, dengan dibuka pada level 296 dan ditutup pada level 352. Bahkan saham emiten tambang mangan itu sempat menyentuh level 500 pada perdagangan hari ini.