Per April 2017, BTN Telah Biayai 175 Ribu Unit Rumah

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id - Bank Tabungan Negara (BTN) menargetkan pembiayaan 660.000 unit rumah pada 2017 dari program satu juta rumah yang digelar Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Adapun hingga April ini, telah dicapai 175.000 unit rumah.

“Saya optimistis bisa merealisasikan sesuai target yang ditetapkan," kata Maryono, Direktur Utama Bank PT BTN (Persero) Tbk di Jakarta, kemarin.

Sebelumnya, sebanyak 599.000 unit rumah telah dibiayai BTN pada 2016. Hal ini juga sebagai bagian dari keikutsertaannya dalam program satu juta rumah yang dijalankan Kementerian PUPR.

Salah satu upaya untuk pencapaian target pembiayaan rumah dilakukan BTN dengan program Kredit Kepemilikan Rumah (KPR) Kartini bagi perawat, pengemudi ojek, tukang bakso, dan guru. Mereka memperoleh fasilitas program KPR Mikro BTN.

“Fasilitas ini bisa diajukan oleh para pekerja profesi ini untuk membangun rumah baru, merenovasi rumah yang sudah ada, dan membangun rumah di atas lahan pemilik," ujarnya.

Handayani, Direktur Consumer Banking PT BTN (Persero) Tbk menambahkan, sebanyak Rp200 miliar disiapkan untuk kredit mikro. Dalam hal ini, pembiayaan KPR maksimal yang diberikan sebesar Rp75 juta per debitur dengan bunga sebesar 6,21% sampai Juni 2017.

“Kita tawarkan agar masyarakat bisa menyisihkan penghasilannya untuk membeli rumah," ujarnya.

Hal lainnya yang diberikan BTN pada program ini adalah diskon (potongan) biaya administrasi sebesar 21%, diskon biaya provisi 21%, dan voucher belanja senilai Rp210 ribu.

Adapun para debitur, harus melakukan akad kredit paling lambat 31 Mei 2017.