BEI Bakal Atur Transaksi Pra-Penutupan

foto : istimewa

Pasardana.id - Akhir-akhir ini, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di zona merah disaat menit-menit terakhir penutupan perdagangan. Operator pasar modal menilai gejala tersebut disebabkan adanya transaksi making the close atau menciptakan harga saham pada level tertentu.

Direktur Perdagangan dan Anggota Bursa PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Alpino Kianjaya mengatakan, pihaknya ingin memastikan setiap transaksi berjalan dengan wajar, namun belakangan ini setiap pra-penutupan beberapa saham mengalami penurunan nilai secara signifikan.

ââÅ¡¬ÃƒÆ’…Dan itu berakibat pada Indeks. Tadinya hijau namun tiba-tiba jadi merah dengan tergerus 2 point ... Ini tidak masuk akal,ââÅ¡¬ terang dia di Jakarta, Kamis (2/2/2017).

Ia menjelaskan, saat pra-penutupan pada pukul 15.50 hingga 16.00 WIB, investor dapat melakukan perintah transaksi dan dengan volume permintaan terbanyak akan membentuk harga. Selanjutnya, IHSG akan terpengaruh banyak oleh transaksi pra-penutupan tersebut.

ââÅ¡¬ÃƒÆ’…Kita tahu level IHSG terbentuk oleh transaksi saat pra penutupan. Dan dari pukul 16.00 hingga 16.15 WIB adalah waktu post trading jadi investor dapat membeli dengan harga pra-penutupan,ââÅ¡¬ terang dia.

Praktek transaksi pada saat pra penutupan, lanjut dia, banyak terjadi dengan tidak transparan pada saham - saham blue chip sebagai penopang IHSG.

Karena itu, dia dan timnya tengah menggodok peraturan transaksi yang lebih transparan untuk pra-penutupan.

ââÅ¡¬ÃƒÆ’…Kami sedang pikirkan dimana saat sesi kedua perdagangan berakhir mestinya disitu perhitungan IHSG sudah selesai, sehingga tidak bisa di permainkan lagi. Kalau pun ada perubahan harga saham pada saat pra-penutupan, hanya untuk saham itu saja,ââÅ¡¬ terang dia.

Sementara ini, dia menghimbau kepada anggota bursa (AB) untuk memperhatikan nasabahnya yang sering kali melakukan making the close.

ââÅ¡¬ÃƒÆ’…Mereka (AB) yang tahu nasabahnya melakukan itu, maka perlu melakukan pengawasan,ââÅ¡¬ tandas dia.