Mitsubishi Materials Akui Terjadinya Pemalsuan Data

foto: istimewa

Pasardana.id - Mitsubishi Materials Corporation pada Kamis (23/11/2017) mengakui terjadinya pemalsuan data yang dilakukan oleh anak perusahaannya, Mitsubishi Cable Industries. Seperti dilansir Reuters, data yang dipalsukan termasuk data suku cadang pesawat terbang dan mobil dalam beberapa tahun terakhir.

Terkuaknya pemalsuan data terjadi setelah berlangsungnya penyelidikan terkait skandal pemalsuan data Kobe Steel, yang mengungkap Mitsubishi Cable telah mendistorsikan data produk rubber sealing yang digunakan di pesawat terbang dan mobil. Data dimanipulasi sedemikian rupa sehingga produk menjadi memenuhi spesifikasi yang ditentukan klien. Manipulasi yang dilakukan telah berlangsung sejak April 2015.

Anak perusahaan Mitsubishi Materials lainnya, Mitsubishi Shindoh, melakukan manipulasi data produk logam. Permasalahan tersebut berlangsung sejak Oktober 2016.

Meski demikian, menurut Mitsubishi Material, baik pemalsuan data yang dilakukan Mitsubishi Cable dan Mitsubishi Shindoh tidak melanggar aturan keselamatan maupun legal. Mitsubishi Materials juga tidak melihat dampak pemalsuan data terhadap prospek finansial perusahaan untuk kedepannya.

Dalam menyelesaikan permasalahan yang ada, Mitsubishi Materials akan membentuk gugus tugas khusus dan melakukan langkah peningkatan pengawasan kualitas.

Mitsubishi Materials memiliki 45 persen saham perusahaan tambang tembaga joint venture dengan Kobe Steel, termasuk pabrik Hatano yang menjadi lokasi berlangsungnya pemalsuan data dalam skandal Kobe Steel.