Sebanyak 3 Miliar Akun Yahoo Mengalami Peretasan

foto: istimewa

Pasardana.id - Yahoo yang merupakan bagian dari Verizon Communications Inc pada Selasa (3/10/2017) menyatakan bahwa penyelidikan yang telah dilakukan menunjukkan 3 miliar akun penggunanya mengalami peretasan dalam kasus pencurian data pada 2013 lalu.

Jumlah tersebut tiga kali lipat perkiraan awal. Yahoo pada Desember tahun lalu menyebut sekitar 1 miliar akun menjadi korban dalam aksi peretasan terbesar yang pernah terjadi sepanjang sejarah tersebut.

Menurut Yahoo, seperti dilaporkan Reuters, data yang diretas tidak termasuk password, data kartu pembayaran, atau informasi akun perbankan.

Verizon pada Februari menurunkan tawarannya terhadap pengakuisisian aset-aset Yahoo sebesar US$350 juta sehubungan dengan dua serangan siber masif yang dialami Yahoo.

Proses penuntasan akuisisi Yahoo oleh Verizon sempat tertunda karena kedua perusahaan harus melakukan penaksiran terhadap dampak peretasan yang dialami Yahoo. Verizon pada akhirnya membayar US$4,48 miliar untuk mengakuisisi Yahoo.

Seorang petinggi Yahoo menekankan bahwa sebagian besar dari 3 miliar akun pengguna yang terkena peretasan adalah akun-akun yang jarang atau tidak pernah digunakan. Yahoo telah mengirimkan e-mail notifikasi terhadap para pengguna akun yang menjadi korban.