Kobe Steel Harapkan Pinjaman 50 Miliar Yen

foto: istimewa

Pasardana.id - Kobe Steel Ltd saat ini tengah mengharapkan untuk mendapatkan pinjaman dari pihak perbankan sebesar 50 miliar yen Jepang, atau sekitar US$440 juta (Rp6 triliun). Hal tersebut dikonfirmasi Managing Executive Officer Kobe Steel Kazuaki Kawahara pada Senin (30/10/2017).

Seperti dilaporkan Reuters, pinjaman diperlukan Kobe Steel yang merupakan perusahaan produsen baja terbesar ketiga di Jepang dalam menghadapi kesulitan finansial yang timbul setelah menyatakan terjadinya skandal pemalsuan data produk awal bulan ini. Mizuho Bank, Sumitomo Mitsui Banking, dan Bank of Tokyo-Mitsubishi UFJ telah menyatakan akan mempertimbangkan pemberian pinjaman.

Akibat terjadinya skandal, Kawahara menyebut perkiraan laba tahunan perusahaan untuk tahun fiskal 2017 yang telah diungkap kepada publik beberapa waktu lalu menjadi tidak berlaku. Kobe Steel belum bisa sepenuhnya  menghitung dampak finansial dari skandal.

Executive Vice President Kobe Steel Naoto Umehara pada Senin menyatakan perusahaan tersebut akan terus melanjutkan bisnis yang menghasilkan untuk menutupi kerugian yang ditimbulkan dari dampak pemalsuan data dan juga untuk melakukan investasi modal.

Umehara memperkirakan skandal akan menyebabkan turunnya laba operasional sebesar 10 miliar yen pada tahun fiskal 2017. Sedangkan perkiraan sementara dari Kobe Steel adalah penurunan laba operasional hanya akan mencapai sebesar 5 miliar yen akibat skandal. Laba operasional untuk tahun fiskal 2017 diperkirakan masih akan mencapai 50 miliar yen karena tertolong raihan pada semester I.

Sementara itu, Nippon Steel & Sumitomo Metal Corp pada Senin menyatakan bersedia memberikan bantuan kepada Kobe Steel jika diminta. Nippon Steel yang merupakan perusahaan produsen baja terbesar di Jepang memiliki 2,95 persen saham Kobe Steel. “Kami akan mempertimbangkan dan merespon jika menerima permintaan bantuan dari Kobe Steel,†ungkap Presiden Nippon Steel Kosei Shindo.

Kedua perusahaan memiliki aliansi yang melibatkan beberapa bentuk kerjasama. Kobe Steel memiliki 0,71 persen saham Nippon Steel.

Saham Kobe Steel di Bursa Efek Tokyo meningkat 2,2 persen pada Senin. Nilai pasar Kobe Steel telah anjlok sekitar US$1,5 miliar sejak awal bulan ini, ketika pengakuan terjadinya skandal pemalsuan data dilakukan.