Produk UKM Butuh Sertifikasi Masuk Eropa

foto : istimewa

Pasardana.id - Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Kemekop dan UKM) menilai Programme Uitzending Managers (PUM) akan meningkatkan daya saing produk Indonesia di negara-negara Eropa seperti Belanda. Jadi, produk ini bisa dipromosikan di negara-negara tadi.

"PUM membantu UKM Indonesia,' kata Menteri Koperasi dan UKM AAGN Puspayoga di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Kerjasama ini dibutuhkan Indonesia lantaran banyak produk UKM tidak bisa masuk Eropa akibat mengalami kendala standar dan kualitas yang ditetapkan negara-negara tersebut. Negara-negara ini memberlakukannya sangat ketat. 

"Kelemahan UKM kita ada di sertifikasi, kualitas dan standar serta branding," kata Duta Besar Indonesia untuk Belanda, Gusti Agung Wiseka Puja.

Penandatanganan kerjasama akan dilakukan Kemenkop dan UKM dengan PUM di Jakarta pada November 2016, pada saat kunjungan Perdana Menteri Belanda ke Indonesia pada November 2016.

Sebelumnya, kerjasama telah dilakukan kedua pihak di tiga daerah yakni Sumatera, Jawa, dan Bali. Hal itu meliputi pelatihan, vokasional workshop dan pendampingan terhadap pelaku UKM.

PUM merupakan sebuah perusahaan konsultan yang memberikan bantuan pendampingan kepada UKM secara sukarela di Den Haag, Belanda.