Reksa Dana Saham Masih Cetak "Return" Positif

foto : istimewa

Pasardana.id - Kendati mencatat kinerja buruk di April, namun sejak awal tahun hingga akhir bulan keempat kinerja rata-rata produk reksa dana saham masih positif, walaupun masih di bawah kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

Data Infovesta Utama menunjukkan, kinerja selama empat bulan sebesar 4,97% sementara IHSG selama empat bulan positif 5,35%.
 
"Kinerja reksa dana secara  year to date terdorong oleh kinerja pasar saham dari bulan Januari hingga Maret," jelas Beben Feri Wibowo, analis dari Infovesta Utama, Senin (9/5/2016).

Lebih lanjut dijelaskan, sentimen positif datang dari pemangkasan tingkat suku bunga acuan karena beranggapan kondisi ekonomi mulai membaik sehingga memberikan keberanian bagi Bank Indonesia untuk memangkas tingkat suku bunga acuan.
 
Kinerja reksa dana saham yang positif, menurutnya disumbangkan seluruh sektor, kecuali Keuangan dan Perdagangan. Alasannya, jelas Beben, adalah karena rata-rata kinerja sektoral secara year to date per 29 April 2016 mayoritas positif kecuali Keuangan yang minus 1,98%.
 
Adapun penyumbang terbesar adalah sektor komoditas, khususnya sektor Pertambangan yang mencetak kinerja per 29 April 2016 mencapai 22,75%. Padahal di tahun-tahun sebelumnya sektor ini selalu terpangkas nilai sahamnya.
 
Ditambahkan, walau Bank Indonesia telah menurunkan BI Rate tiga kali, perlu dimaklumi bahwa pemangkasan BI rate tidak secara langsung akan memberikan efek positif terhadap kinerja emiten. Apalagi, realisasi penurunan tingkat suku bunga kredit hanya kisaran 25-50 bps. Tak hanya itu saja, kebijakan pemerintah tak sepenuhnya berjalan dengan baik khususnya kebijakan untuk meningkatkan daya beli masyarakat. 

"Hal tersebut tercermin dari inflasi yang masih rendah sekaligus mengindikasikan disektor riil tidak dalam kondisi yang cukup baik sehingga efek pemangkasan BI rate terhadap kinerja emiten masih kurang signifikan," pungkasnya.