ANALIS : Waspada Trend Penurunan IHSG di Bulan Agustus

foto : istimewa

Pasardana.id - Pasar modal Indonesia kembali mencatatkan kinerja yang positif di saat mayoritas pasar modal global berada pada teritori negatif.

Hal tersebut terlihat dengan banyaknya investor asing yang mencatatkan pembelian bersih sebesar USD470.1 juta sehingga posisi pembelian bersih asing dari awal tahun, telah mencapai USD2,359.7 juta.

"Ditengah ketidakpastian perekonomian dunia saat ini, Indonesia memang menjadi negara pilihan investasi yang menarik bagi dana asing," jelas Didit Ali Perdana, Fund Manager Corfina Capital Asset Management kepada Pasardana.id, di Jakarta, Senin (8/8/2016).

Dijelaskan, dengan angka pertumbuhan PDB yang membaik di kuartal ke 2, pasar mengharapkan ekonomi Indonesia akan tumbuh lebih baik di semester dua, terutama ditopang oleh beberapa indikator ekonomi yang sudah menunjukkan perbaikan seperti data penjualan otomotif, indeks kepercayaan konsumen dan volume penjualan semen.

Meskipun demikian, Didit menyarankan agar para pelaku pasar untuk tetap waspada dengan kondisi saat ini, terutama dengan trend pergerakan IHSG pada bulan Agustus di tahun-tahun sebelumnya.

"Sebaiknya jangan lupakan trend penurunan pergerakan IHSG pada tahun-tahun sebelumnya, walaupun tahun ini menjadi special case karena adanya kebijakan tax amnesty yang implementasinya mesti kita cermati juga," tutur Didit.

"IHSG masih sangat mungkin turun pada Agustus 2016. Pasalnya, sejak tahun 1990, pada bulan Agustus mengalami trend penurunan dengan rata-rata tingkat penurunan sebesar 3.64%. Rata-rata perubahan IHSG dari Juli ke Agustus sejak 1990 : -4.1%, sejak 2010 : -3.8%, sejak 2013 : -4.7%," paparnya.

Didit juga menyarankan para pelaku pasar modal untuk mencermati soal kebijakan beberapa bank sentral di dunia dalam menanggapi kondisi ketidakpastian global ini.

"Menarik melihat kebijakan beberapa bank sentral di dunia atas ketidakpastian global ini. Pemerintah Indonesia sendiri, kedepannya masih akan terus mengeluarkan paket kebijakan ekonomi yang tentunya akan mendorong pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan," tandasnya.