Industri Kelapa Sawit Bisa Bantu Kelangkaan Listrik

foto : istimewa

Pasardna.id - Industri kelapa sawit bisa membantu pemerintah mengatasi impor bahan bakar minyak (BBM). Bahkan, sumber energi alternatif ramah lingkungan dan berkelanjutan.

ââÅ¡¬ÃƒÆ’…Asian Agri telah menghasilkan energi terbarukan yakni biodiesel, dan mengolah limbah cair sawit (POME) untuk menghasilkan biogas sebagai sumber energi listrik,ââÅ¡¬ kata Freddy Wijaya, General Manager Asian Agri di Jakarta, kemarin.

Inisiatif dan peran yang dilakukan industri kelapa sawit bisa dilakukan sendiri. Artinya, ini dapat dilaksanakan tanpa investasi dari pemerintah.

ââÅ¡¬ÃƒÆ’…Masyarakat tidak perlu menunggu terlalu dalam kegelapan,ââÅ¡¬ ujarnya.

Asian Agri, papar Freddy, telah membangun lima pembangkit listrik tenaga biogas (PLTBG) di Riau, Jambi, dan Sumatera Utara (Sumut). Langkah ini mengatasi persoalan listrik di ketiga daerah.

ââÅ¡¬ÃƒÆ’…Tenaga listrik ini didapat dari minyak kelapa sawit dan produk turunannya,ââÅ¡¬ jelasnya,

PLTBG bersumberkan limbah kelapa sawit dan produk turunannya tergolong sumber energi terbarukan. Setiap pembangkit memproduksi dua megawaat (MW) listrik.

"Pembangkit listrik yang dibangun ini adalah salah satu dari 20 PLTBG yang akan dibangun perseroan hingga 2020," ujarnya.

Dari langkah ini terdapat kelebihan produk listrik sebesar 1,3 MW dari kebutuhan listrik pabrik kelapa sawit sebesar 700 kilowatt (KW). Bahkan, produksi juga masih surplus jika 7.000 rumah tangga hanya membutuhkan lustrik 900 watt.

ââÅ¡¬ÃƒÆ’…Pada 2020 sekitar 28.000 rumah akan dapat menikmati tenaga listrik,ââÅ¡¬ jelasnya.

Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Rida Mulyana menanggapi langkah Asian Agri bisa menginspirasi perusahaan-perusahaan sejenis.

Karena, ini tidak hanya menjaga kelestarian lingkungan, tapi ini juga memberikan manfaat ekonomis dan menunjang program ketahanan energi nasional.

ââÅ¡¬ÃƒÆ’…Pembangunan PLTBG memberikan nilai tambah bagi perusahaan terkait komitmen terhadap lingkungan,ââÅ¡¬ jelasnya.

Dampak lingkungan dilakukan dengan PLTBG.Pasalnya, pembangit ini mengunakan gas methan yang dihasilkan limbah pengolahan kelapa sawit dan turunan. ââÅ¡¬ÃƒÆ’…Gas tersebut jika lepas ke atmosfir lebih berbahaya ketimbang karbondioksida,ââÅ¡¬ ujarnya.

Nila ekonomis juga diperoleh Asian Agri. Sebab, kelebihan listrik yang dihasilkan PLTBG milik Asian Agri bisa dijual ke Perusahaan Listrik Negara (PLN).

ââÅ¡¬ÃƒÆ’…Langkah tersebut juga sejalan dengan program pemerintah membangun pembangkit listrik 35.000 MW," pungkasnya.