DAU Sebesar Rp19,4 Triliun Ditunda Pencairannya

foto : istimewa

Pasardana.id - Kementerian Keuangan merilis Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 125/PMK.07/2016 Tentang Penundaan Penyaluran Sebagian Dana Alokasi Umum Tahun Anggaran 2016.

Keputusan ini diteken oleh Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati pada 16 Agustus 2016 lalu.

Dengan dirilisnya PMK ini, penyaluran Dana Alokasi Umum (DAU) tahun ini yang sebesar Rp19,4 triliun, yang merupakan jatah dari 169 pemerintah daerah, bakal tertunda pencairannya.

Secara rinci, lampiran PMK tersebut menyebutkan, total jatah DAU Provinsi yang ditunda penyalurannya sebesar Rp4,73 triliun. Sementara untuk DAU kabupaten/kota yang tertunda penyalurannya mencapai Rp14,6 triliun.

Adapun besaran DAU secara nasional, yang ditunda pencairannya, setiap bulannya sebesar Rp4,85 triliun terhitung mulai bulan depan hingga Desember 2016. 

"Ada tiga hal yang menjadi pertimbangan Kemenkeu dalam menunda penyaluran DAU, yakni perkiraan kapasitas fiskal, kebutuhan belanja dan perkiraan posisi saldo kas di daerah pada akhir tahun," ujar Menkeu Sri Mulyani di Jakarta, belum lama ini.

Adapun daerah-daerah yang DAU-nya ditunda penyalurannya adalah yang proyeksi saldo kas akhir tahunnya masuk kategori sangat tinggi, cukup tinggi, dan sedang. 

Menurutnya, sebagian DAU yang ditunda penyalurannya dapat dicairkan kembali pada sisa tahun ini jika realisasi penerimaan negara mencukupi. 

Adapun untuk sebagian DAU yang tidak dapat dibayarkan pada tahun ini maka tercatat sebagai kurang bayar pemerintah pusat ke daerah, yang pembayarannya akan memperhatikan kemampuan keuangan negara.