Harga Surat Utang Negara Akan Bergerak Terbatas di Awal Perdagangan

foto : istimewa

Pasardana.id - Pada perdagangan hari ini, Selasa (2/8/2016), diperkirakan harga Surat Utang Negara akan bergerak terbatas di awal perdagangan jelang pelaksanaan lelang penjualan Surat Utang Negara yang dilakukan oleh pemerintah.

Analis fixed income PT MNC Securities, I Made Adi Saputra kepada Pasardana.id, di Jakarta, Selasa (2/8/2016) mengungkapkan, pelaku pasar akan menantikan hasil dari pelaksanaan lelang sebelum memutuskan untuk kembali melakukan transaksi di pasar sekunder setelah pada perdagangan kemarin, harga Surat Utang Negara mengalami kenaikan harga yang cukup tinggi didorong oleh data inflasi yang lebih rendah dari perkiraan.

Dijelaskan, pada lelang sebelumnya, total penawaran yang masuk senilai Rp46,85 triliun dengan hasil lelang yang dimenangkan sebesar Rp18 triliun. Setelah lelang, harga Surat Utang Negara mengalami kenaikan dikarenakan tingginya minat investor yang melakukan penawaran lelang. Arah pergerakan harga Surat Utang Negara pada hari ini akan turut dipengaruhi oleh hasil pelaksanaan lelang.

Sementara itu dari perdagangan surat utang global, imbal hasil surat utang global pada perdagangan kemarin cenderung ditutup dengan kenaikan imbal hasil. Imbal hasil dari US Treasury dengan tenor 10 tahun ditutup pada level 1,5129% naik dibandingkan posisi di akhir pekan yang berada pada level 1,454%.

Hal yang sama juga terjadi di surat utang Jerman (Bund) dimana imbal hasilnya ditutup naik pada level -0,089% dari posisi penutupan sebelumnya di -0,121%. Adapun imbal hasil surat utang Jepang, ditutup pada level -0,140%, naik dari posisi penutupan di akhir pekan yang sebesar -0,195%.

"Secara teknikal, harga Surat Utang Negara masih berada pada area konsolidasi dengan mengalami tren kenaikan harga. Hal tersebut akan membuka peluang terjadinya kenaikan harga Surat Utang Negara pada perdagangan hari ini. Hanya saja, investor perlu mewaspadai aksi ambil untung (profit taking) dikarenakan harga Surat Utang Negara yang telah mengalami kenaikan yang cukup tinggi serta antisipasi investor terhadap data pertumbuhan ekonomi di kuartal II 2016," papar I Made.

Sebagai rekomandasi, I Made masih merekomendasikan strategi trading jangka pendek dengan memanfaatkan momentum kenaikan harga Surat Utang Negara dengan pilihan pada seri FR0052, FR0054, FR0065, FR0045, FR0050, FR0057 dan FR0067.

Asal tahu saja, pada hari ini, Selasa (2/8/2016), akan dilangsungkan Lelang Surat Utang Negara seri SPN03161104 (New Issuance), SPN12170804 (New Issuance), FR0053 (Reopening), FR0056 (Reopening) dan FR0073 (Reopening).

Pemerintah akan melakukan lelang Surat Utang Negara (SUN) dalam mata uang Rupiah untuk memenuhi sebagian dari target pembiayaan dalam APBN 2016. Target penerbitan senilai Rp12.000.000.000.000,00 (dua belas triliun rupiah) dengan jumlah penerbitan maksimal senilai Rp18.000.000.000.000,00 (delapan belas triliun rupiah).