Kementerian BUMN Hanya Bentuk Lima Holding

foto : istimewa

Pasardana.id - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) hanya membentuk lima holding (usaha induk) yakni energi, infrastruktur jalan tol, perumahan rakyat, pertambangan, dan jasa keuangan.

Sebelumnya, Engineering Procurement Construction (EPC) jasa konstruksi dan rekayasa juga akan dibentuk holding.

"Pembentukan di sektor jasa kontruksi dan rekayasa industri belum dibutuhkan," kata Menteri BUMN Rini M. Soemarno di Jakarta, kemarin.

Selanjutnya, rekayasa industri (rekin) akan diperkuat kementerian tersebut. Ada anak usaha Pertamina yang bergerak dalam bidang tersebut.

"Nanti kita lihat di situ. EPC itu engineering dan konstruksinya, kemampuan kita dalam minyak dan gas," ujarnya.

Walaupun demikian Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) Pembentukan Holding BUMN sudah berada di Sekretariat Negara (Sekneg). RPP ini juga belum diteken oleh Presiden.

"Holding BUMN yang akan dilakukan terlebih dahulu adalah holding sektor energi," tandasnya.