BPS : Inflasi Juni 0,66 Persen

foto : istimewa

Pasardana.id - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, pada Juni 2016 terjadi inflasi sebesar 0,66 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 124,29.

"Dari 82 kota IHK, seluruhnya mengalami inflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Pangkalpinang 2,14 persen dengan IHK 127,07 dan terendah terjadi di Padang 0,10 persen dengan IHK 127,38," kata Kepala BPS Suryamin di Jakarta, Jumat (1/7/2016).

Inflasi terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya seluruh indeks kelompok pengeluaran, yaitu: kelompok bahan makanan 1,62 persen; kelompok makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau 0,58 persen; kelompok perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar 0,15 persen; kelompok sandang 0,70 persen; kelompok kesehatan 0,34 persen; kelompok pendidikan, rekreasi, dan olahraga 0,03 persen; dan kelompok transpor, komunikasi, dan jasa keuangan 0,63 persen.

"Kenaikan inflasi disebabkan meningkatnya harga-harga bahan pokok selama bulan puasa. Selain itu, ongkos angkutan, seperti angkutan udara memberikan andil terhadap inflasi," jelasnya.

Ditambahkan, tingkat inflasi tahun kalender (Januari - Juni) 2016 tercatat sebesar 1,06 persen dan tingkat inflasi tahun ke tahun (Juni 2016 terhadap Juni 2015) sebesar 3,45 persen.

Adapun komponen inti pada Juni 2016 mengalami inflasi sebesar 0,33 persen; tingkat inflasi komponen inti tahun kalender (Januari - Juni) 2016 sebesar 1,53 persen; dan tingkat inflasi komponen inti tahun ke tahun (Juni 2016 terhadap Juni 2015) sebesar 3,49 persen.