Pengamat : Pemerintah Perlu Beri 'Suplemen' ke Sektor Industri

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id - Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Enny Sri Hartati menilai, Pemerintah perlu memberi 'suplemen' kepada sektor industri agar tetap dapat bersaing pada tingkat global.

Sehingga, ekonomi Indonesia dapat kembali mengandalkan sektor industri seperti tahun-tahun sebelumnya.

"Kita berikan 'suplemen' berupa pusat logistik berikat, kawasan industri yang atraktif dan insentif untuk kawasan ekonomi," kata Enny, dalam acara diskusi paket kebijakan di Veteran Coffee, Jakarta Pusat, Senin (30/5/2016).

Dijelaskan, sejak 2015, Indonesia selalu dapat keluar dari krisis ekonomi global. Namun, hal ini ditopang oleh industri ekonomi kreatif yang dapat berkembang dan tidak terpengaruh oleh ekonomi global.

Sementara itu, lanjut Enny, saat ini paket kebijakan ekonomi yang telah diterbitkan sebanyak 12 jilid, justru menimbulkan anomali bagi perkembangan industri di tanah air.

Ia bahkan menilai, industri justru tidak semakin bertumbuh akibat adanya paket kebijakan ini.

"Industri kita sakit. Sebelum krisis, industri itu di atas pertumbuhan ekonomi. Kemudian kita mendorong investasi, dan daya beli masyarakat. Namun, belakangan ini tidak jelas, apakah industri mencoba mendorong pertumbuhan atau pertumbuhan ekonomi yang membuat industri melambat," tandas Enny.