Bank Rela Laporankan Kartu Kredit

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id - Penutupan kartu kredit dilakukan pemegangnya lantaran transaksinya tidak ingin diketahui Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Walaupun demikian pemeriksaan transaksi ini tidak menemui kendala apapun.

Apalagi, bank-bank tidak keberatan dengan pemeriksaan transaksi pemegang kartu kredit. Bank-bank telah menyerahkan data-data itu secara manual.

Penutupan kartu kredit oleh pemegangnya diyakini hanya bersifat sementara. Dia akan mengajukan kembali pembukaan kartu kredit.

"Ini tutup buka biar enggak kelacak," kata Dirjen Pajak Ken Dwijugiastedi, akhir pekan lalu.

Soal jumlah penutupan kartu kredit diklaim belum data pasti yang diperoleh dari perbankan. Meskipun itu telah diucapkan sebagian petinggi bank.

"Faktanya mana?" ucapnya.

Bahkan, pembayaran pajak dilakukan pemegang kartu kredit secara baik. Mereka membayar ini secara patuh.

Melihat kondisi ini, revisi Peraturan Menteri Keuangan (PMK) tentang kewajiban pelaporan transaksi pemegang kartu kredit tidak akan dilakukan kementerian tersebut. Bahkan, kemungkinan pemerintah menambah aturan tersebut.