Equity Pasar Modal Dikuasai Asing, Rentan Sentimen Global

foto : istimewa

Pasardana.id - Investor asing masih menguasai 65 persen kepemilikan equity pasar modal. Hal itu akan rentan sentiment global. Kondisi tersebut terlihat dari tren pelemahan IHSG (Indeks Harga Saham Gabungan) belakangan ini.

Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Muliaman D Hadad menilai, tren pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan depresiasi rupiah terhadap dollar AS lebih banyak dipengaruhi sentimen global jangka pendek.

"Dinamika ekonomi dunia menunjukkan bahwa frekuensi krisis semakin sering terjadi dengan rentang yang semakin memendek," kata dia, di Jakarta, Rabu (18/5/2016).

Dia mengatakan, sistem ekonomi Indonesia yang terintegrasi dengan sistem internasional memudahkan sentimen negatif untuk masuk ke pasar domestik. "Perubahan sentimen ini akan mempengaruhi indeks di pasar modal dan nilai tukar rupiah di pasar valas," ucapnya.

Muliaman juga mengungkapkan, saat ini sentimen global yang sangat berpengaruh bagi ekonomi domestik adalah wacana Federal Reserve AS yang akan menaikkan suku bunga. "Selain itu, terkait recovery ekonomi AS, Eropa, China dan konflik perang di negara lainnya," ujar Muliaman.

Dengan demikian, lanjut dia, ketidakpastian sejumlah rencana di AS, Eropa dan China tersebut menjadi sentimen negatif bagi pasar di dalam negeri.

"Apalagi sebesar 65 persen equity di pasar modal kita dimiliki asing. Namun, kami berharap kedatangan lembaga rating (S&P) menjadi sentimen positif," tandasnya.