Volume Perdagangan SUN Belum Meningkat

foto : istimewa

Pasardana.id - Volume perdagangan Surat Utang Negara (SUN) yang dilaporkan pada perdagangan kemarin masih belum begitu besar.

Volume perdagangan senilai Rp6,49 triliun dari 32 seri Surat Utang Negara yang dilaporkan, dengan volume perdagangan seri acuan yang dilaporkan senilai Rp3,96 triliun.

"Obligasi Negara seri FR0056 masih menjadi Surat Utang Negara dengan volume perdagangan terbesar, senilai Rp1,75 triliun dari 45 kali transaksi dengan harga rata - rata pada level 105,00% dan tingkat imbal hasilnya sebesar 7,66%," jelas analis fixed income MNC Securities, I Made Adi Saputra, Selasa (17/5/2016).

Adapun Sukuk Negara Ritel seri SR008 menjadi Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) dengan volume perdagangan terbesar, senilai Rp580,71 miliar dari 99 kali transaksi dengan harga rata - rata pada level 102,18% dan tingkat imbal hasilnya sebesar 7,43%.

Sementara itu, volume perdagangan obligasi korporasi yang dilaporkan senilai Rp358,53 miliar dari 28 seri obligasi korporasi yang diperdagangkan. Obligasi Berkelanjutan Indonesia Eximbank II Tahap VII Tahun 2016 Seri B (BEXI02BCN7) menjadi obligasi korporasi dengan volume perdagangan terbesar, senilai Rp90 miliar dari 2 kali transaksi dengan harga rata - rata pada level 1102.41% dan tingkat imbal hasilnya sebesar 8,257%.

Sedangkan nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika ditutup dengan penguatan pada level 13.310,00 per dollar Amerika, mengalami penguatan sebesar 15,00 poin (0,11%) dibandingkan dengan level penutupan akhir pekan.

Dibuka melemah pada level 13.358,50 per dollar Amerika, secera bertahap nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika menunjukkan penguatan dengan bergerak pada kisaran 13301,00 hingga 13.359,50 per dollar Amerika.