Garap Proyek Jalan Tol, Pendapatan 2016 Wijaya Karya Capai Rp24,4 Triliun

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id - Pendapatan PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) diperkirakan mencapai Rp24,4 triliun pada 2016, tumbuh 79,4% dibanding pencapaian Rp13,6 triliun pada 2015.

Target pendapatan tersebut, antara lain didukung proyek jalan tol di Jawa dan luar Jawa.

Bryan Sjahputra, analis Sinarmas Sekuritas, Jakarta dalam laporan riset yang diumumkan, Jumat (11/3) mengatakan, kontrak baru WIKA tahun ini diperkirakan mencapai Rp52 triliun.

Selama Januari 2016 hingga pekan ke-2 Maret 2016, WIKA meraih kontrak baru Rp4,67 triliun, sebesar 8,98% dari target kontrak pada 2016.

Menurut Bryan, kinerja keuangan WIKA masih akan tumbuh ke depan. Ini seiring langkah perseroan menggarap proyek jalan tol di Jawa dan luar Jawa.

Selain itu, lanjutnya, perseroan juga akan mengerjakan proyek kereta api rute Jakarta-Bandung.

Sepanjang tahun 2015, pendapatan emiten BUMN konstruksi itu naik 9,4% menjadi Rp13,62 triliun dari Rp12,46 triliun pada 2014.

Dari pendapatan usaha tersebut, WIKA mencatat laba Rp625,04 miliar pada 2015, naik 2,7% dari Rp608,15 miliar pada 2014.

Menurut data Bursa Efek Indonesia (BEI), harga saham WIKA di BEI hingga pukul 13.53 WIB, Selasa (15/3), terpantau di level Rp2.555, naik Rp5 dari harga penutupan Senin (14/3) sebesar Rp2.550.

Jumlah volume saham WIKA yang berhasil diperjualbelikan sebanyak 83.139 lot dengan nilai transaksi Rp21,219 miliar.

Sedangkan untuk perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 30 Desember 2015 hingga 14 Maret 2016, harga WIKA turun 3,4%, dari Rp2.640 menjadi Rp2.550 per saham.