Beban Naik, Laba Lippo General Insurance Turun 21% per September 2015

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id - Laba PT Lippo General Insurance Tbk (LPGI) mencapai Rp45,805 miliar (Rp305 per saham) pada Januari-September 2015, turun 21% dibandingkan laba Rp58,035 miliar (Rp387 per saham) per September 2014.

Ini disebabkan oleh peningkatan beban usaha LPGI sebesar 50,55%, dari Rp64,942 miliar jadi Rp97,767 miliar per September 2015.

Direksi perseroan dalam laporan keuangan per September 2015 yang disampaikan ke Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (11/2) menyebutkan, penurunan laba emiten asuransi tersebut terjadi di tengah peningkatan pendapatan premi bersih LPGI sebesar 19,57%, dari Rp502,20 miliar menjadi Rp600,47 miliar. 

Pada saat yang sama, beban usaha LPGI juga meningkat 50,55% atau lebih tinggi banding kenaikan pendapatan premi perseroan. Hal tersebut mengakibatkan laba usaha LPGI turun 18,8% menjadi Rp54,74 miliar dari Rp67,41 miliar per September 2014.

Per September 2015, laba sebelum pajak emiten asuransi beraset Rp2,277 triliun per September 2015 - naik 4,07% dari Rp2,188 triliun per Desember 2014 - itu berkurang sebesar 17%, dari Rp71,37 miliar per September 2014 menjadi Rp59,18 miliar.

Meski kinerja laba turun, harga saham Lippo General Insurance (LPGI) masih naik sebesar 5,02% sepanjang perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun 2015 silam.

Harga LPGI naik, dari Rp4.975 per unit pada 2 Januari 2015 menjadi Rp5.225 per unit pada 30 Desember 2015. Pada transaksi sesi II, Jumat (12/2) saham LPGI tercatat Rp4.495, turun 130 dari sehari sebelumnya, Kamis (11/2) sebesar Rp4.625 per unit.