Pencapaian Investment Grade di Klaim Berkat BI

foto : istimewa

Pasardana.id - Bank Indonesia (BI) mengklaim kebijakan moneter dan nilai tukar yang dilakukannya telah meredam gejolak di pasar keuangan dan memperbaiki iklim investasi, dan menumbuhkan perekonomian untuk jangka panjang.

Pencapaian ini diganjar dengan penilaian peningkatan Outlook Sovereign Credit Rating Republik Indonesia dari Stable menjadi Positive oleh Fitch Ratings (Fitch) berupa BBB (Investment Grade) pada 23 Mei 2016.

"Perbaikan outlook Fitch tersebut menunjukkan semakin meningkatnya optimisme dunia internasional atas prospek kinerja ekonomi Indonesia di tengah tantangan domestik maupun global," kata Gubernur BI, Agus DW Martowardojo di Jakarta, kemarin.

Investment Grade juga dapat diperoleh berkat rekam jejak stabilitas makroekonomi yang dapat dijaga secara baik selama beberapa tahun terakhir. BI terus menjaga stabilitas makroekonomi dan memperkuat ketahanan ekonomi Indonesia melalui berbagai kebijakan.

Kebijakan yang dimaksud yakni implementasi reformasi strukural dan meningkatkan sinergi kebijakan antar otoritas guna mempercepat transformasi ekonomi.

BI juga perlu meningkatkan ketahanan sektor eksternal dengan menjaga stabilitas nilai tukar rupiah sesuai dengan nilai fundamentalnya. Kemudian, menjaga defisit transaksi berjalan pada tingkat yang sustainable.

Selanjutnya, menjaga kecukupan cadangan devisa dan memastikan ketersediaan second line of defense secara bilateral, regional, dan global.

Hal lainnya adalah mengimplementasikan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaan utang luar negeri bagi korporasi nonbank. Terakhir, terus melakukan upaya pendalaman pasar keuangan.

Menurut Agus, perbaikan rating akan terus diperoleh jika Indonesia mampu meningkatkan ketahanan sektor eksternal, perbaikan iklim investasi dan standar tata kelola, serta pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan pada tingkat yang lebih tinggi.