FFR Naik 25 Bps, Rp580 Miliar Dana Investor Asing Mudik

foto : istimewa

Pasardana.id - Investor asing masih mencatakan aksi jual, bahkan setelah pengumumaan naiknya Fed Fund Rate 25 basis point (BPS). Pada sesi pagi hari ini tercatat aksi jual mencapai Rp 580 miliar. Sehingga terhitung tanggal 8 November 2016, investor mencatatkan aksi jual Rp 14,5 triliun.

Menanggapi fenomena itu, Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia, Tito Sulistio mengatakan, pelaku pasar telah bereaksi sebelum keputusan kenaikan FFR.

"Sudah restore in, pasar modal naik mendahului naiknya perekonomian dan turun mendahului turunnya perekonomian atau revisi pasar modal selalu begitu kejadiannya," ujar dia di Jakarta, Kamis (15/12/2016).

Ia menjelaskan, kondisi pasar modal dalam negeri tergolong lebih baik dibanding negara lain. Misalnya dibanding Filipina yang mencatatkan jual lebih dalam dan indeks SET (Thailand) yang mengalami penurunan 28% (ytd).

"Pertumbuhan IHSG masih nomor dua tertinggi dibanding bursa dunia lainnya," terang dia.

Kedepan, Tito menilai, pelaku pasar lebih khawatir akan kondisi ekonomi Cina dibanding dampak kemenangan Donald Trump sebagai Presiden AS pada tanggal 22 Januari 2018 .

"Karena apa yang dilakukan Trump mestinya AS theoretically terima," terang dia.