Terbebas Utang Masih Sebatas Cita-Cita

foto : istimewa

Pasardana.id - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) ingin mengurangi utang pada masa depan. Hal ini belum bisa dilakukan sekarang akibat pendapatan untuk belanja tidak terpenuhi.

"Penurunan pendapatan akibat penurunan nilai ekspor komoditas lantaran penurunan harga dan penurunan pertumbuhan nilai investasi," kata Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kemenkeu, Suahasil Nazara di Bali akhir pekan lalu.

Belanja perlu terus dilakukan pemerintah guna menumbuhkan perekonomian. Angka ini hanya mampu digenjot sebesar 4,8% - 5% pada 2016.

"Pertumbuhan ekonomi tahun depan ditargetkan mencapai 5,1% dengan belanja Rp 2.080,5 triliun," ujarnya.

Adapun hingga saat ini, utang Indonesia telah mencapai Rp3.439,78 triliun. Hal ini bisa menutupi defisit Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) di bawah 3%.