Pajak UMKM Bakal Diturunkan Jadi 0,25 Persen

foto : istimewa

Pasardana.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan memangkas pajak bagi pelaku UMKM dari 1 persen menjadi 0,25 persen. 

Tidak hanya itu, Presiden juga akan menurunkan tarif uang tebusan dalam program Tax Amnesty bagi wajib pajak UKM. 

Tarif uang tebusan untuk wajib pajak UKM yang mengungkapkan harta sampai Rp10 miliar tetap akan dikenai tarif tebusan sebesar 0,5 persen. 

Sedangkan untuk harta di atas Rp10 miliar yang sebelumnya dikenai 2 persen akan dipertimbangkan untuk diturunkan. 

"Sekarang kena pajak untuk badannya 0,5 persen cuma untuk perorangan jangan 2 persen, memberatkan. Diusulkan untuk disamakan menjadi 0,5 persen. Presiden sudah merespons dan tadi juga disampaikan ke Dirjen Pajak," kata Menteri Koperasi dan UKM, AAGN Puspayoga usai mendampingi 31 pelaku UKM saat bertemu Presiden Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (25/11/2016).

Adapun keinginan Presiden Jokowi untuk menurunkan pajak UKM merupakan respons atas permintaan pelaku UKM yang menganggap pajak 1 persen yang dibebankan negara dinilai cukup memberatkan bagi pelaku UKM di Tanah Air.

"Presiden sudah menyanggupi dan langsung menindaklanjuti, pekan depan mudah-mudahan peraturan itu bisa diubah, sehingga pajak final itu tidak 1 persen lagi untuk UKM," jelas Menkop.

Asal tahu saja, Pajak UMKM diatur dalam PP Nomor 46 tahun 2013 tentang Pajak Penghasilan Atas Penghasilan dari Usaha yang Diterima atau Diperoleh Wajib Pajak yang Memiliki Peredaran Bruto Tertentu.

Seiring dengan pajak UMKM yang akan diturunkan, maka pemerintah berancana mengubah peraturan tersebut.